Skripsi
Pengaruh penggunaan model pembelajaran learning cycle-STAD terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang pada materi minyak bumi tahun ajaran 2010/2011 / Putri Ary Setyowati
Abstrak
Kata Kunci Model pembelajaran Learning Cycle (LC) STAD Prestasi Belajar Minyak Bumi. Pembelajaran konstruktivistik merupakan pembelajaran yang tidak hanya memperhatikan hasil tetapi juga kualitas proses pembelajaran. Pembelajaran tersebut menekankan agar siswa aktif membangun sendiri konsep yang dipelajari selama pembelajaran berlangsung. Salah satu pendekatan pembelajaran yang bersifat konstruktivistik adalah model pembelajaran LC-STAD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas proses pembelajaran dan prestasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC-STAD dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC pada materi pokok minyak bumi. Penelitian yang dilakukan menggunakan rancangan eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang tahun ajaran 2010/2011 yang terbagi dalam 8 kelas yaitu kelas X-1 sampai X-8. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling kelompok sehingga diperoleh kelas X-2 sebagai kelas eksperimen (kelas LC-STAD) dan kelas X-6 sebagai kelas control (kelas LC). Instrumen yang digunakan terdiri dari instrumen perlakuan (berupa silabus RPP handout dan LKS) dan instrumen pengukuran (berupa lembar observasi tes prestasi belajar). Analisis data terdiri dari analisis deskriptif kualitas proses pembelajaran dan analisis statistik. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan uji t dengan taraf signifikan 945 0 05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan kualitas proses pembelajaran antara siswa yang dibelajarkan dengan menerapkan model pembelajaran LC-STAD dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC. Kualitas proses pembelajaran siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC-STAD lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai rata-rata penilaian afektif siswa kelas LC-STAD lebih tinggi daripada penilaian afektif siswa kelas LC (2) terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC-STAD dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC perbedaan tersebut terlihat dari nilai thitung (5 647) ttabel (2 358). Prestasi belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC-STAD lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai rata-rata prestasi belajar siswa kelas LC-STAD sebesar 87 9 lebih tinggi daripada nilai rata-rata prestasi belajar siswa kelas LC sebesar 73 9.