UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Uji aktivitas antibakteri ekstrak daging biji buah kluwek (Panguim edule reinw) terhadap bakteri-bakteri penyebab kerusakan ikan (Bacillus substilis, staphylococcus aureus, dan escherichia coli) secara in vitro / Engracia Natalia D. Soares

Soares, Engracia Natalia D. - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci Ikan bakteri antibakteri kluwek in vitro Penelitian ini bersifat deskriptif laboratoris yang dilakukan di Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Tahapan penelitian meliputi (1) preparasi ekstrak daging biji buah kluwek (2) penyiapan bakteri uji (3) pengujian daya antibakteri ekstrak daging biji buah kluwek dengan metode difusi agar (4) pengujian daya antibakteri ekstrak daging biji buah kluwek dengan metode tube dillution test (5) penentuan konsentrasi hambat minimal (KHM) dengan metode tube dillution test. Sifat antibakteri ekstrak daging biji buah kluwek ditentukan dengan metode difusi agar berdasarkan zona bening yang terbentuk sedangkan konsentrasi hambat minimal (KHM) ditentukan dengan metode tube dillution test berdasarkan terjadinya penurunan turbidansi suspensi sel pada 955 600 nm. Pada penelitian ini digunakan akuades (kontrol negatif) ekstrak daging biji buah kluwek 100 % (sampel antibakteri) antibiotik kloramfenikol (kontrol positif) dan formalin (pembanding). Konsentrasi hambat minimal (KHM) didefinisikan sebagai konsentrasi ekstrak daging biji buah kluwek yang dapat menghasilkan daya hambat terhadap bakteri uji minimal 10 %. Hasil penelitian menujukkan bahwa ekstrak daging biji buah kluwek bersifat bakteriostatik terhadap bakteri Bacillus substilis Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Nilai konsentrasi hambat minimal (KHM) dengan urutan kekuatan antibakteri terhadap ketiga bakteri uji dari yang kuat ke yang lemah adalah Staphylococcus aureus adalah 25 % Escherichia coli adalah 50 % dan Bacillus substilis adalah 100 %. dan Escherichia coli dan (2) penentuanOleh karena itu perlu upaya untuk mengawetkan ikan. Salah satu upaya yang sering dilakukan adalah penggunaan formalin namun efeknya tidak baik bagi kesehatan. Ekstrak daging biji buah kluwek diduga dapat digunakan sebagai pengawet ikan karena mengandung polifenol saponin dan sianida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) sifat antibakteri ekstrak daging biji buah kluwek terhadap bakteri ikan bakteri antibakteri kluwek in vitro Ikan mengandung protein dengan kadar yang tinggi sehingga mudah mengalami pembusukan yang disebabkan oleh bakteri pembusuk ikan seperti Bacillus substilis Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Bacillus substilis Staphylococcus aureus konsentrasi hambat minimal (KHM) ekstrak daging biji buah kluwek terhadap bakteri Bacillus substilis Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.


Informasi Detail
DDC
Rs 543.8 SOA u
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2011.
Deskripsi Fisik
viii, 47 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
04894/KI/11
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. ANTIBAKTERI - AKTIVITAS
2. KIMIA ANALITIK

Pembimbing
1. TRI MARYAMI ; 2. EVI SUSANTI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik