Tugas Akhir
Penerapan pembelajaran tematik untuk meningkatkan hasil belajar pengukuran berat siswa kelas III SDN Gondowangi 01 Kecamatan Wagir / Endang Rusnanik
Abstrak
Kata kunci model pembelajaran tematik hasil belajar pengukuran berat pembelajaran SD Hasil observasi terhadap siswa kelas III di SDN Gondowangi 01 Kecamatan Wagir Kabupaten Malang siswa kurang mampu memahami pengukuran berat yang disampaikan. Siswa merasa kesulitan dalam mengidentifikasi satuan berat serta penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.. Hal ini dikarenakan dalam proses pembelajaran guru hanya menggunakan metode ceramah sehingga siswa kurang aktif dalam pembelajaran. Berdasarkan fakta tersebut peneliti mengadakan penelitian dengan tujuan mendeskripsikan langkah-langkah penerapan pembelajaran tematik mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar siswa dan mendiskripsikan peningkatan pemahaman pengukuran berat siswa kelas III melalui pembelajaran tematik pada mata pelajaran Matematika di SDN Gondowangi 01 Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) model kolaboratif yaitu kerjasama antara peneliti dengan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran tematik yang dikolaborasikan dengan metode pembelajaran diskusi kelompok mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas III SDN SDN Gondowangi 01 Wagir Kabupaten Malang. Peningkatan rata-rata aktivitas belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 13 3% peningkatan prosentase ketuntasan belajar kelas yang menunjukkan tingkat pemahaman siswa terhadap teks cerita anak dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 31%. Dari penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran tematik dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas III di SDN Gondowangi 01 Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Saran kepada guru-guru hendaknya memilih model pembelajaran yang sesuai dan efektif dalam penyampaian materi pelajaran Matematika. Guru dapat menerapkan dan mengembangkan model pembelajaran kooperatif pada pembelajaran Matematika ke dalam kompetensi atau tema-tema yang sesuai dengan situasi dan kondisi lingkungan sekolah masing-masing karena terbukti dengan menerapkan model pembelajaran tematik dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa terhadap materi pembelajaran.