Skripsi
Persepsi siswa trhadap kualitas pendidikan mata diklat produktif pada kelas X di SMK Negeri Winongan Pasuruan / Irchanuddin Radinal Mochtar
Abstrak
Kata Kunci kualitas Layanan Pendidikan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa tentang kualitas layanan pendidikan yang meliputi (1) layanan kegiatan belajar mengajar (2) layanan sarana dan prasarana (3) layanan bimbingan konseling dan (4) lingkungan sekolah. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 99 siswa. Sampel yang diambil yaitu keseluruhan dari jumlah populasi sehingga teknik pengambilan sampel juga menggunakan total sampling. Pengambilan data dilakukan di SMK Negeri Winongan. Instrumen yang digunakan untuk proses pengumpulan data adalah angket layanan kegiatan belajar mengajar angket layanan sarana dan prasarana angket layanan bimbingan konseling dan angket lingkungan sekolah. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mempersepsikan kualitas layanan kegiatan belajar mengajar kurang baik dengan persentase 40 4% sebagian besar siswa mempersepsikan kualitas layanan sarana dan prasarana kurang baik dengan persentase 46 5% sebagian besar siswa mempersepsikan kualitas layanan bimbingan konseling baik dengan persentase 59 6% dan sebagian besar siswa mempersepsikan lingkungan sekolah kurang baik dengan persentase 72 3%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua layanan dalam belajar mengajar dipersepsikan kurang baik. Hal ini dikarenakan metode media dan sumber belajar serta strategi yang digunakan oleh guru kurang mempermudah siswa dalam memahami materi yang disampaikan dan juga guru dalam memberikan penguatan perlu untuk meyakinkan siswa terhadap suatu teori dengan memberikan penghargaan secara lisan maupun tertulis. Fasilitas sarana dan prasarana yang dimiliki kurang lengkap dan tidak memadai serta pengelolaan yang kurang optimal. Layanan bimbingan konseling terhadap siswa yang berkualitas dapat memotivasi siswa dan siswa memiliki akhlak yang mulia terhadap masyarakat sekitar. Lingkungan yang kurang baik yang membuat siswa tidak nyaman dan aman dalam belajar serta tujuan yang telah direncanakan dapat jadi kendala oleh siswa. Selanjutnya dapat disarankan bagi 1) pihak sekolah untuk Untuk memadai mempertahankan menjaga dan merawat sarana dan prasarana sekolah yang sudah ada untuk menunjang kelancaran proses belajar mengajar. 2) Guru dalam proses penelitian ini diketahui belum memenuhi dengan keinginan siswa maka disarankan untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan yang telah ada. 3) Lebih berani untuk mengeluarkan pendapat apabila kualitas layanan pendidikan di sekolah tidak sesuai dengan harapan/kebutuhan siswa dan ikut serta menjaga kualitas layanan di sekolah dengan sebaik-baiknya. 4) Bagi para peneliti selanjutnya yang melakukan penelitian serupa disarankan agar melibatkan variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini untuk lebih menyempurnakan temuan-temuan dalam penelitian ini. Selanjutnya penelitian ini dapat dikembangkan dengan memperluas populasi atau memperluas objek penelitiannya.