Skripsi
Penerapan metode pembelajaran kooperatif model stad (Student teams-achievement divisions) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi kelas X AK 1 SMK Muhammadiyah 3 Singosari / Nurina Rahmawati
Abstrak
Kata kunci Metode STAD (Student Teams Achievement Divisions) Aktivitas belajar dan Hasil Belajar. Kegiatan pembelajaran akuntansi kelas X AK 1 SMK Muhammadiyah 3 Singosari masih menggunakan metode ceramah dan pemberian tugas. Hal ini menyebabkan siswa pasif dan hanya sedikit yang melakukan aktivitas belajar. Sedikit siswa yang melakukan aktivitas ini akan berdampak pada hasil belajar. Hasil belajar dilihat dari nilai ulangan sumatif yang menunjukkan banyak siswa memiliki nilai dibawah Standar Ketuntasan Minimum sekolah yaitu 75. Adanya masalah pembelajaran tersebut diperlukan suatu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah dengan penerapan metode pembelajaran kooperatif model STAD diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X AK 1 SMK Muhammadiyah 3 Singosari. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 3 Singosari pada semester 2 tahun pelajaran 2010/2011. Penelitian dilaksanakan dua siklus dengan materi pelajaran Laporan Keuangan dan laporan Arus Kas perusahaan dagang. Subyek penelitian adalah siswa kelas X Ak 1 yang terdiri dari 42 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara observasi tes angket catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah siswa yang mau melakukan aktivitas belajar di kelas meningkatnya jumlah siswa yang memiliki nilai di atas SKM dan meningkatnya perubahan sikap siswa kearah yang lebih baik. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat dikemukakan saran adalah sebagai berikut. Bagi sekolah pembelajaran kooperatif model STAD dapat menjadi alternatif pertimbangan dalam upaya memperbaiki strategi pembelajaran yang telah ada. Bagi guru mata pelajaran yang bersangkutan untuk menerapkan metode pembelajaran kooperatif model STAD di kelas sehingga dapat mengatasi masalah keaktifan siswa dalam pembelajaran. Bagi peneliti selanjutnya (1) sebaiknya dalam melaksanakan penelitian setiap siklus digunakan untuk menyelesaikan satu Kompetensi Dasar. Setiap Kompetensi Dasar diselesaikan dalam waktu minimal dua sampai tiga kali pertemuan. Sehingga guru dapat lebih optimal dalam melakukan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran STAD (2) minimal dalam satu kelompok belajar didampingi oleh satu orang observer. Observer dapat mengamati dan mencatat siswa yang melakukan lima aktivitas belajar secara detail (3) peneliti diharapkan membuat rekaman video pada saat penelitian berlangsung. Sehingga peneliti dapat melihat kembali proses belajar selama penelitian.