Skripsi
Efektivitas penerapan pembelajaran kooperatif model team games tournament (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS (Ekonomi) di SMP Negeri 1 Karangploso Malang / Linda Romadhona
Abstrak
Kata kunci Konvensional Team Games Tournament (TGT) Hasil Belajar Kurikulum 2004 berbasis kompetensi yang diperbaharui dengan kurikulum 2006 yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) telah berlaku selama 4 tahun dan semestinya dilakukan secara utuh pada setiap sekolah. Cara guru yang mengajar siswa dalam kelas masih tetap saja menggunakan cara lama yaitu dengan menggunakan metode ceramah-ekspositori. Sehingga siswa hanya sebagai pendengar setia dan hasil belajar yang diperoleh dalam nilai ulangan selalu dibawah SKM. Pembelajaran kooperatif model TGT (Team Games Tournament) adalah pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mempunyai tahap (1) guru menjelaskan materi sebagai informasi awal (2) siswa dibagi dalam kelompok (3) siswa belajar bersama anggota masing-masing kelompok (4) pelaksanaan turnamen (5) penskoran dan penghargaan kelompok. Dengan demikian siswa akan lebih banyak mencurahkan waktunya untuk tugas belajar dengan kelompok dan dengan waktu yang sedikit dapat menguasai materi secara mendalam tanpa harus menghafal konsep yang ada di dalam buku. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui hasil belajar siswa yang diajar dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif model Team Games Tournament (TGT) pada pokok bahasan Ketenagakerjaan kelas VIII SMP Negeri 1 Karangploso Malang 2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa yang diajar dengan menerapkan metode ceramah (konvensional) pada pokok bahasan Ketenagakerjaan kelas VIII SMP Negeri 1 Karangploso Malang dan 3) Untuk mengetahui Efektivitas belajar siswa yang diajar dengan menerapkan pembelajaran kooperatif model Team Games Tournament (TGT) pada pokok bahasan Ketenagakerjaan kelas VIII SMP Negeri 1 Karangploso Malang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian adalah Quasi Experimental Design. Populasi pada penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Karangploso Malang. Sedangkan sampel yang diambil terdiri dari dua kelas dimana satu kelas sebagai kelompok eksperimen yaitu kelas VIII-E dan satu kelas sebagai kelompok kontrol yaitu kelas VIII-F yang diambil dengan teknik Purposive Random Sampling. Data diambil dari dokumentasi wawancara dan tes (pre test dan post test). Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif uji persyaratan yaitu uji normalitas dan uji homogenitas dan uji hipotesis yaitu uji beda rata-rata kemampuan awal (t test) kemampuan akhir (t test) dan gain score (t test). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran kooperatif Team Games Tournament (TGT) dengan peningkatan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan metode ceramah (konvensional). Dari hasil analisis statistik dengan menggunakan Uji-t diperoleh hasil 1) Nilai rata-rata pre test dari kelompok kontrol adalah 41 12 dan nilai pre test pada kelompok eksperimen adalah 42 90 2) Nilai rata-rata post test kelompok kontrol yang diajar dengan metode ceramah (konvensional) sebesar 74 19 dan nilai rata-rata post test kelompok eksperimen yang diajar dengan pembelajaran kooperatif model Team Games Tournament (TGT) sebesar 84 19 dan 3) Rata-rata gain score kelompok kontrol yang diajar dengan metode ceramah (konvensional) 33 06 sedangkan rata-rata gain score kelompok eksperimen yang diajar dengan pembelajaran koopertaif model Team Games Tournament (TGT) sebesar 41 29. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model Team Games Tournament (TGT) lebih tinggi daripada peningkatan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metode ceramah (konvensional).