Skripsi
Efektifitas penerapan metode inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan sikap ilmiah siswa kelas XI IPA semester I SMA Negeri I Kauman Tulungagung pada materi pokok laju reaksi / Diah Putri Kurniasari
Abstrak
Kata Kunci inkuiri terbimbing hasil belajar kognitif sikap ilmiah laju reaksi Berdasarkan kurikulum KTSP salah satu tujuan mata pelajaran kimia di SMA agar peserta didik mendapatkan pengalaman melalui eksperimen. Pelaksanaan eksperimen merupakan pemberian pengalaman secara langsung dalam mendapatkan konsep. Untuk mencapai tujuan tersebut dapat dilakukan dengan menempuh berbagai upaya salah satunya dengan menerapkan metode pembelajaran inkuiri. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan keefektifan antara metode inkuiri terbimbing dan konvensional terhadap hasil belajar dan sikap ilmiah siswa pada materi laju reaksi. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental semu (quasy experimental design) post test only dan rancangan deskriptif. Rancangan eksperimen digunakan untuk mengetahui keefektifan penerapan metode inkuiri terbimbing dalam meningkatkan hasil belajar. Rancangan deskriptif digunakan untuk mengetahui sikap ilmiah siswa terhadap pembelajaran inkuiri terbimbing. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA semester 1 SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung tahun ajaran 2010/2011. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Dari teknik tersebut diperoleh sampel kelas eksperimen dengan metode inkuiri terbimbing dan kelas kontrol mendapatkan metode pembelajaran konvensional (ceramah praktikum). Instrumen yang digunakan terdiri dari instrument perlakuan berupa silabus RPP LKS hand out dan instrumen pengukuran berupa tes dan angket sikap ilmiah siswa. Instrumen berupa tes subyektif yang terdiri dari 5 butir soal valid dengan tingkat reliabilitas 0 705. Data dikumpulkan oleh peneliti yang berupa hasil belajar kognitif dan dianalisis secara statistik uji t dengan signifikansi 0 05. Data sikap ilmiah dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Keterlaksanaan pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pokok laju reaksi telah berlangsung cukup baik (2) Metode inkuiri terbimbing lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa (3) Sikap ilmiah siswa yang dibelajarkan dengan metode inkuiri terbimbing lebih tinggi dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan konvensional pada materi laju reaksi dengan persentase siswa kelas eksperimen yang memiliki sikap ilmiah sangat baik mencapai 32 6 % sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 13 3%.