Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPS melalui metode diskusi pada siswa kelas IV SDN Singonegaran 3 kota Kediri, / Farida Agustin
Abstrak
Kata-kata Kunci hasil belajar IPS metode diskusi Berdasarkan observasi awal pada pembelajaran IPS kelas IV di SDN Singonegaran 3 diketahui terdapat beberapa permasalahan antara lain (1) guru menyampaikan materi dengan metode ceramah (2) siswa bersikap pasif dalam proses pembelajaran (3) pembelajaran terkesan abstrak dan teoritis dan (4) guru belum memanfaatkan lingkungan sekitar atau media lainnya untuk menyampaikan materi. Permasalahan tersebut menyebabkan hasil belajar siswa menjadi rendah. Hanya ada 10 siswa (34 48%) yang tuntas belajar dan ada 19 siswa (65 52%) yang belum tuntas belajar. Dilihat dari jumlah siswa yang belum tuntas belajar maka ketuntasan secara klasikal hanya mencapai 34 48% dan belum mencapai standar ketuntasan belajar klasikal yang telah ditetapkan yaitu sebesar 70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode diskusi dalam pembelajaran IPS dan apakah metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar IPS di kelas IV SDN Singonegaran 3 Kota Kediri Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang tiap siklusnya terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes individu lembar kerja kelompok pedoman observasi catatan lapangan dan dokumentasi sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode diskusi pada pembelajaran IPS telah berhasil meningkatkan aktivitas belajar siswa. Pada siklus 1 pertemuan 1 aktivitas belajar siswa mencapai 34.48% pertemuan 2 menjadi 62.07% pertemuan 3 mencapai 65.52%. Pada siklus 2 pertemuan 1 mencapai 72.41% pertemuan 2 82.76% pertemuan 3 93.10%. Hasil belajar siswa terus meningkat mulai dari pratindakan dengan ketuntasan belajar klasikal 34 48% yang menjadi 51 72% pada siklus 1 pertemuan 1. Pada pertemuan 2 meningkat menjadi 62 07% dan pada pertemuan 3 mencapai 68 97%. Pada siklus 2 pertemuan 1 ketuntasan belajar klasikal sebesar 72 41% pertemuan 2 mencapai 79 31% dan pertemuan 3 mencapai 89 66%. Pembelajaran dinyatakan tuntas pada siklus 2 pertemuan 3 karena ketuntasan klasikal telah mencapai lebih dari 70% yaitu sebesar 89 66%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan metode diskusi dalam pembelajaran IPS di kelas IV SDN Singonegaran 3 Kota Kediri dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat meningkatkan hasil belajar IPS di kelas IV SDN Singonegaran 3 Kota Kediri.