Skripsi
Pengembangan permainan gunungan untuk pembelajaran fisik motorik kasar anak kelompok A di RA AL-Khoiriyah kota Jombang / kholishotul Mu\'awalin
Abstrak
Kata Kunci Pengembangan Permainan Gunungan Fisik Motorik Gunungan merupakan salah satu permainan tradisional yang termasuk permainan engklek. Permainan ini mempunyai nama yang berbeda- beda disetiap daerah permainan ini dilaksanakan secara berkelompok atau individu serta menggunakan gaco/ kreweng. Inti permainan ini adalah anak mampu melompat dan meloncat untuk meraih keberhasilan seluruh anggota kelompok harus mampu melompat dan meloncat pada permainan ini. Berdasarkan hasil penelitian melalui observasi terhadap anak kelompok A di RA Al- Khoiriyah Kota Jombang pembelajaran fisik motorik melalui permainan gunungan menggunakan potongan ban bekas flashcard dan bendera belum perna dilaksanakan dan merasa perlu untuk dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan permainan gunungan yang diharapkan mudah untuk dilakukan menyenangkan dan tidak membahayakan bagi anak. Prosedur pengembangan permainan gunungan adalah 1) melakukan penelitian dan pengumpulan informasi 2) melakukan perencanaan 3) mengembangkan bentuk produk awal 4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 6 subjek 5) melakukan revisi terhadap produk awal 6) melakukan uji lapangan utama dengan 30 subjek 7) melakukan revisi produk. Instrumen yang digunakan adalah berupa kuesioner yang berisi rancangan produk dan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase. Hasil pengembangan ini adalah 90% anak mudah melakukan permainan 100% anak senang melakukan permainan dan 100% anak tidak berbahaya melakukan permainan. Berdasarkan data hasil pengembangan permainan gunungan dapat disimpulkan permainan tersebut mudah untuk dilakukan menyenangkan dan tidak membahayakan anak. Diharapkan hasil pengembangan ini dapat diujicobakan kepada kelompok yang lebih luas dan dapat disosialisasikan kepada sekolah- sekolah dan lembaga pendidikan yang terkait sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Selain hal tersebut karena penelitian ini hanya terbatas pada pengembangan produk diharapkan ada penelitian selanjutnya untuk menguji tingkat keefektifan dari produk yang dikembangkan.