Skripsi
Penerapan metode proyek untuk mengembangkan kemampuan sosial emosional anak kelompok B DI RA Al-Khoiriyah Gudo Jombang / Fatimatuzzahroh
Abstrak
Kata Kunci Pengembangan Kemampuan Sosial Emosional Metode Proyek Dari hasil observasi yang telah dilakukan peneliti pada kegiatan pembelajaran bidang pengembangan kemampuan sosial emosional di RA AL-Khoiriyah Gudo Jombang ditemukan beberapa masalah dalam bidang pengembangan kemampuan sosial emosinal diantaranya kurangnya kerjasama anak anak tidak dapat berbagi dengan temannya dan memilih-milih dalam berteman. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti memilih metode yang tepat untuk mengembangkan kemampuan sosial emosional anak yaitu dengan menggunakan metode proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) Penerapan metode proyek untuk mengembangkan kemampuan sosial emosional anak kelompok B di RA AL-Khoiriyah Gudo Jombang. 2) Peningkatan kemampuan sosial emosional anak kelompok B di RA AL-Khoiriyah Gudo Jombang dengan diterapkan metode proyek . Penelitian ini menggunakan Rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang membentuk suatu siklus dalam artian bila siklus I belum berhasil maka perlu diadakan siklus II. P perencanaan tindakan observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di RA AL-Khoiriyah Gudo Jombang dengan jumlah 20 anak. Hasil dari penelitian pembelajaran proyek untuk mengembangkan kemampuan sosial emosional anak di di RA AL-Khoiriyah Gudo Jombang dilakukan dengan dua siklus dimana setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. Pada siklus I mencapai 14 7 % dan diperoleh rata-rata penilaian kemampuan sosial emosional anak sebesar 62 5%. Kelemahan pada siklus I anak kurang antusias dalam bekerjasama karena kegiatan proyek yang diberikan kurang merangsang anak untuk berkreativitas secara bebas. Perbaikan pada siklus II yaitu memberikan kegiatan proyek yang dapat merangsang kreativitas anak secara bebas. Pada siklus II peningkatan mencapai 19% dan diperoleh rata-rata sebesar 81 5%. Meskipun tidak mencapai 100% namun bagi peneliti ini sudah sangat memuaskan. Dari hasil perbandingan siklus I dan Siklus II di peroleh peningkatan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pembelajaran metode proyek dapat mengembangkan kemampuan sosial emosinal anak yaitu mencapai 81 5 %. Saran dari peneliti adalah diharapkan para pendidik khususnya Taman Kanak kanak menggunakan metode proyek yang ingin mengatasi permasalahan sosial emosional mengubah pembelajaran dari yang berpusat ada guru menjadi berpusat pada anak senantiasa meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam pembelajaran.