Skripsi
Peningkatan keterampilan berbicara melalui model pembelajaran time token arends pada pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 04 Kabupaten Blitar / Lukis Dian Rizkimawati
Abstrak
Kata kunci berbicara time token arends. Berdasarkan hasil observasi pratindakan pembelajaran yang berlangsung kurang dapat melatih siswa dalam mengembangkan keterampilan berbicara. Guru cenderung lebih dominan pada pembelajaran teori kebahasaan saja dan kurang menekankan pada proses kebahasaan khususnya penerapan keterampilan berbicara sehingga sebagian besar siswa masih merasa kesulitan pada saat diminta untuk mengungkapkan pendapatnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal ini mengakibatkan 78.9 % siswa belum mencapai KKM yang telah ditetapkan yaitu 70. Berdasarkan hal tersebut maka perlu diadakan penelitian untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsi-kan pelaksanaan model pembelajaran Time Token Arends untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada siswa kelas V SDN Dayu 04 Kabupaten Blitar dan (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara melalui model pembelajaran Time Token Arends pada siswa kelas V SDN Dayu 04 Kabupaten Blitar Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model kolaboratif menggunakan acuan model siklus PTK. Setiap siklus terdiri dari planning acting observing reflecting dan revise plan. Penelitian ini dilakukan di kelas V SDN Dayu 04 Kabupaten Blitar dengan subyek siswa kelas V sebanyak 19 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi catatan lapangan tes lisan dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa pedoman observasi dan soal tes. Data dianalisis secara deskriptif baik deskriptif kuantitatif maupun deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran berbicara melalui model pembelajaran Time Token Arends dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Dayu 04 Kabupaten Blitar yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata pada pratindakan 59.2 siklus I 69.8 dan siklus II 79.7. Ketuntasan belajar pada pratindakan sebesar 21.1% siklus I sebesar 42 1% dan siklus II 78.9%. Pembelajaran berbicara dengan menggunakan model pembelajaran Time Token Arends menunjukkan adanya peningkatan keaktivan siswa dalam berbicara khususnya dalam menyampaikan pendapat tidak ada pendominasian dalam berbicara karena masing-masing siswa memiliki waktu yang sama dalam berbicara. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan agar dalam meningkatkan keterampilan berbicara guru dapat melaksanakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Time Token Arends.