Skripsi
Penerapan metode bermain peran untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak kelompok A di TK-SD Satu Atap Bandungrejosari I malang / Eva Nurohmah
Abstrak
Kata Kunci Metode Bermain Peran Kemampuan Sosial Emosional Penelitian ini berlatar belakang pada masih rendahnya kemampuan pembentukan perilaku sosial emosional anak di TK. Hal ini disebabkan karena kegiatan pembelajaran yang melibatkan anak belum memberikan kebebasan anak untuk berekspresi serta monotonnya kegiatan yang diterapkan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mendeskripsikan cara penggunaan metode bermain peran untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak di TK-SD Satu Atap Bandungrejosari I Malang. 2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan sosial emosional anak di TK-SD Satu Atap Bandungrejosari I Malang setelah dibelajarkan dengan metode bermain peran. Penelitian ini dilakukan di TK-SD Satu Atap Bandungrejosari I Malang tanggal 14 November sampai 21 November 2011. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian tindakan kelas dengan proses bersiklus. Dalam setiap siklus terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan Guru Kelas A. Hasil analisis data menunjukkan kemampuan sosial emosional pada siklus I pertemuan 1 dan 2 untuk mau berbagi miliknya dengan teman 52 09% menjadi 91 67% pada pertemuan ke-3 kemampuan anak untuk bersedia bermain dengan temannya 51 05% menjadi 89 59% pada pertemuan ke-3 kemampuan anak untuk sabar menunggu giliran 50% menjadi 85 42% pada pertemuan ke-3 dapat menunjukkan hasil kerjanya dengan bangga 53 13% menjadi 89 59% pada pertemuan ke-3 mampu berbahasa sopan dalam berbicara 51 05% menjadi 87 5% pada pertemuan ke-3. Terjadi peningkatan yang cukup signifikan pada tiap siklus di setiap pertemuan dikarenakan metode yang dibelajarakan sesuai dengan langkah-langkah yang direncanakan. Masih terdapat kelemahan yang perlu diperhatikan dalam metode bermain peran yakni pada pola asuh orang tua di lingkungan keluarga. Disimpulkan penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini. Kepada peneliti lanjutan disarankan temuan ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan sebagai refleksi untuk mengembangkan hasil penelitian penerapan metode bermain peran dalam bidang pembelajaran bahasa seni kognitif fisik motorik dan kompetensi dasar anak usia dini lainnya.