Skripsi
Penerapan metode bercerita imajinatif dengan teknik piramida cerita gambar seri untuk mengembangkan kemampuan bahasa dan seni anak usia dini di KB/TK Negeri bertaraf internasional Tlogowaru Malang / Retno Wulan sari
Abstrak
Kata kunci Metode bercerita menggambar gambar seri bahasa seni anak usia dini Pembelajaran di Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak seharusnya bersifat aktif menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan anak. Proses pembelajaran yang cenderung diarahkan pada penguasaan kemampuan tertentu sehingga kurangnya aktivitas anak dalam bercerita baik dari pengalaman yang dalam lingkup lingkungan sekitar anak dan kemampuan kreativitas anak dalam bidang seni membuat coretan/gambar sederhana. Berdasarkan masalah yang terjadi maka dapat dirumuskan masalahnya 1) Bagaimanakah Penerapan Metode Bercerita Imajinatif dengan teknik Piramida cerita gambar seri pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Bertaraf Internasional 2) Apakah Penerapan Metode Bercerita Imajinatif dengan teknik Piramida cerita gambar seri dapat meningkatkan kemampuan bahasa dan seni anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Bertaraf Internasional Rancangan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilakukan 2 siklus yang terdiri dari perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan nilai rata-rata dari pratindakan siklus I dan siklus II. Penerapan metode bercerita imajinatif dilakukan dengan dua siklus dimana setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. Pada siklus I meningkat sebesar 16% dan diperoleh rata-rata penilaian kemampuan bahasa dan seni anak sebanyak 65.92 %. Kelemahan pada siklus I anak belum fokus pada kegiatan dan bahasa yang digunakan dalam bercerita juga belum lancar sehingga diperlukan perbaikan pada siklus II yaitu memberikan kegiatan yang dapat menstimulasi dan memberikan dorongan motivasi untuk berkreativitas secara bebas. Pada siklus II peningkatan mencapai 18% dan diperoleh rata-rata sebesar 83.70%. Dari hasil perbandingan siklus I dan Siklus II di peroleh peningkatan yang signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita imajinatif dapat mengembangkan kemampuan bahasa dan seni yaitu mencapai 83.70 %. Saran dari peneliti pada khususnya para pendidik Taman Kanak-kanak diharapkan dapat menerapkan metode bercerita imajiantif dengan piramida dalam mengatasi permasalahan bahasa dan seni pada anak serta senantiasa meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam kompetensi pembelajaran anak usia dini.