Disertasi
Ragam pendidikan life skill untuk pemberdayaan ekonomi keluarga (stidi kasus pada petani siwalan di Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep) / Mashuri Toha
Abstrak
Disertasi Program Studi Pendidikan Ekonomi Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Prof. Dr. Ibrahim Bafadal. (II) Prof. Dr. Wahjoedi ME. (III) Dr. Sunaryanto M. Ed. Kata-kata kunci Pendidikan life skill Pemberdayaan ekonomi Petani siwalan Penelitian ini dilatarbelakangi olek maraknya studi teori human capital investment yang pada tataran empirik mempunyai pengaruh terhadap produktivitas. Mewujudkan produktivitas membutuhkan upaya pemberdayaan melalui pendidikan life skill pemberdayaan perilaku ekonomi produktif dengan pemanfaatan pohon siwalan sebagai natural resource. Life skill yang diunjukkerjakan oleh petani siwalan merupakan fenomena yang penting untuk dikaji pada aspek pendidikan karena dalam aktivitas ekonomi petani siwalan terdapat dinamika pembelajaran khususnya kegiatan organisasi ekonomi mulai dari satuan konsumsi produksi dan distribusi. Pendidikan life skill menjadi gagasan untuk pemberdayaan ekonomi keluarga yang relevan untuk dikaji lebih lanjut khususnya berdasarkan perspektif emik yaitu berkenaan dengan (1) konsep pendidikan life skill itu sendiri sesuai dengan pola pemikiran praktik kebiasaan kerja pada masyarakat petani siwalan (2) pola pendidikan life skill dalam konteks maksimalisasi ekonomi dan (3) karakteristik kearifan lokal yang mendorong terjadinya perubahan untuk menemukan teori yang bisa menjelaskan secara memadai fenomena tersebut. Untuk menjawab problematika utama tersebut penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada pendidikan life skill dan pemberdayaan ekonomi pada petani siwalan di kecamatan Pragaan kabupaten Sumenep. Serta melalui observasi dan dokumentasi data-data dianalisis dengan analisis teoritik dengan teknik induktif-konseptualistik induktif-komparatif kategorisasi dan inferensi analisis hasil wawancara analisis hasil observasi dan analisis dokumen. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Ragam pendidikan lifeskill yang diinternalisasi dalam keluarga petani siwalan mampu membangun life skill sebagai modal dan model dalam memecahkan masalah secara holistik. Pendidikan life skill sebagai gagasan yang diaktualisasikan untuk pemberdayaan ekonomi keluarga petani siwalan yang secara indigenous disebut baburughan becce (pendidikan nilai) yang memiliki interpretasi dan kategorisasi sama dengan pendidikan life skill yang melingkupi ragam pendidikan life skill antara lain (1) Baburughan aba dhibi atau pembelajaran diri sendiri (2) Baburughan oreng laen atau pembelajaran dari dan atau dengan orang lain (3) Baburughan se tada ketabbha atau pembelajaran kontekstual (4) Baburughan ketab atau pembelajaran tekstual. Ragam varian pendidikan life skill pada masyarakat petani siwalan dibangun melalui makna ruang pada tanean lanjhang sebagai karakteristik masyarakat setempat keberadaannya merepresentasikan fungsi pendidikan keluarga yang khas dan efektif dalam menginternalisasikan pendidikan life skill. Pendidikan keluarga dengan pola tanean lanjang menjadi inkubator pendidikan ekonomi dan sosial posisi kobhung dalam tanean lanjhang mengintegrasikan keberadaan pranata sosial yang dikenal dengan (1) Bhapa (2) Bhabu (3) Ghuruh (4) Ratoh pranata sosial tersebut dianut oleh masyarakat petani setempat sebagai hirarkhi penghormatan telah pula dijadikan sebagai pusat kepemimpinan menjadi sumber dan media pendidikan. Proses internalisasi life skill melalui empat sumber media pendidikan pada hirarkhi bhapa bhabu ghuruh dan ratoh menjadi karakteristik masyarakat setempat keempat hirarkhi tersebut berpengaruh kuat dalam pranata sistem sosial dalam berbagai dimensi termasuk dimensi pendidikan dan ekonomi. Keluarga sebagai sub sistem sosial menjadi sangat menentukan dalam menjalankan peran dan fungsinya. Fungsi edukatif dan ekonomi keluarga memanfaatkan kobhung sebagai media pendidikan yang efektif untuk pemberdayaan ekonomi fungsi kobhung telah membuka ruang pemberdayaan dengan tiga pola yaitu kebersamaan pelibatan dan pengawasan. Management strategic yang dipilih oleh petani siwalan untuk pemberdayaan ekonomi keluarga antara lain motivasi berlomba mengejar pendidikan formal knowledge sharing searching information pelibatan anak dalam kerja menjadikan keluarga sebagai tim dan mekanisasi produksi. Prakarsa-prakarsa untuk peningkatan life skill keluarga berimplikasi positif terhadap perubahan dari pola tradisional ke arah profesionalisasi kerja. Cara kerja masyarakat sudah meningkat pada pilihan mekanisasi dan teknologi yang berbasis pada perkembangan ilmu pengetahuan pergeseran pola fikir masyarakat dari pola tradisional statis menuju dinamika praktis dengan intensitas teknologi. Perubahan tersebut mendorong produktivitas pengembangan potensi siwalan agar lebih bernilai ekonomi melalui pemberdayaan keluarga. Disarankan untuk melanjutkan kajian lebih spesifik yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi agar dapat merubah masyarakat dari bangsa konsumen menjadi bangsa produsen. Kajian ini merekomendasikan desain penelitian pengembangan yang dapat membuka dengan terang benderang peluang eksplorasi sumberdaya alam melalui teknopreneurship dan menjadi bukti bahwa masih banyak potensi alam yang selama ini terabaikan yang dapat mensejahterakan kehidupan ekonomi masyarakat.