UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengembangan model pelatihan mediasi sebaya untuk mengurangi perilaku agresi relasi siswa / Hidayat Ma\'ruf

Ma'ruf, Hidayat - Nama Orang;

Abstrak
. Disertasi. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Program Pascasarjana. Universitas Negeri Malang. Promotor Prof. Johana E. Prawitasari Ph. D. Ko-Promotor (I) Dr. Dany M. Handarini MA (II) Prof. Dr. Marthen Pali M. Psi Kata Kunci Pelatihan mediasi sebaya agresi relasi siswa. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi siswa dalam mengembangkan berbagai macam potensi yang mereka miliki. Namun bagi sebagian siswa ternyata lingkungan sekolah tidak selalu nyaman dan menyenangkan. Salah satu penyebabnya adalah adanya konflik yang diwujudkan dalam perilaku agresi relasi. Ketika terjadi konflik siswa yang beranjak remaja memahami ada alter-natif yang dapat digunakan untuk menyakiti lawannya dalam bentuk non fisik sehingga mereka tidak terlalu khawatir perbuatannya diketahui orang banyak. Mereka menyakiti lawannya melalui perilaku agresif yang lebih halus bentuknya seperti pengasingan sosial menggosip dan menyebarkan rumor. Label yang digunakan untuk menggambarkan bentuk perilaku tersebut adalah agresi relasi. Teman sebaya dipandang lebih dapat memahami teman sebaya lainnya dibandingkan dengan orang dewasa lain seperti konselor guru dan bahkan orang tuanya sendiri. Oleh sebab itu orang yang dianggap tepat sebagai penengah dalam membantu menyelesaikan permasalahan agresi relasi di antara sesama siswa adalah teman sebaya mereka sendiri. Siswa penengah perlu pengetahuan dan keterampilan agar dapat menjalankan perannya dengan baik. Namun di sekolah (SMP) ternyata belum ada model pelatihan yang dapat digunakan untuk membekali siswa penengah tersebut. Untuk membantu para konselor sekolah memberikan pelatihan maka perlu dibuat model pelatihan mediasi sebaya untuk mengurangi perilaku agresi relasi yang terjadi di antara sesama siswa. Prosedur pengembangan model ini menempuh lima langkah 1) Penelitian pendahuluan (prasurvei) dan analisis produk yang akan dikembangkan 2) Mengembangkan produk awal 3) Validasi ahli dan revisi I 4) Uji coba kelompok kecil dan revisi II dan 5) Uji coba lapangan terbatas dan revisi akhir. Penelitian pendahuluan di dua SMP menunjukkan adanya perilaku agresi relasi dalam berbagai bentuknya walau dalam frekuensi yang berbeda-beda seperti membicarakan keburukan teman tidak mau menyapa menfitnah dan sengaja memanggil dengan sebutan yang tidak disukai. Hasil kuesioner juga menunjukkan sebagian besar siswa (lebih 60%) menyatakan perilaku agresi relasi tersebut membuat suasana belajar di sekolah menjadi tidak nyaman dan sebagian besar siswa bersedia berpartisipasi jika ada program atau kegiatan yang dapat membantu mengurangi terjadinya perilaku agresi relasi tersebut. Dengan demi-kian disimpulkan perlu adanya sebuah model pelatihan mediasi sebaya untuk mengurangi perilaku agresi relasi yang terjadi di antara siswa di sekolah tersebut. Produk awal yang dikembangkan meliputi 1) Materi Pelatihan dan 2) Panduan Pelatihan. Penilaian produk dimintakan kepada 2 orang Penilai Ahli 7 orang Konselor setelah dilakukan simulasi pelatihan dan siswa peserta pelatihan dari 2 buah SMP yang berjumlah 48 siswa. Hasil penilaian Ahli secara umum menunjukkan mereka setuju dengan produk yang dikembangkan namun pada Panduan Pelatihan perlu dirinci tujuan waktu metode dan prosedur dalam setiap sesi pelatihan gambar ilustrasi pada slide dan materi disesuaikan dengan karakteristik peserta pelatihan metode yang terkesan Tell Show Do diganti dengan Do Show Tell . Hasil penilaian konselor menunjukkan mereka setuju bahkan sebagian sangat setuju dengan produk yang dikembangkan. Namun demikian mereka menyarankan agar siswa memiliki ringkasan materi dan ringkasan hal-hal yang harus mereka lakukan dalam menjalankan tugasnya sebagai penengah sebaya (seperti Lembar Kerja Siswa) secara tersendiri agar mudah dibaca ulang memperjelas dan mempertegas hal-hal yang harus dilakukan. Saran tersebut ditindaklanjuti dengan membuat produk tambahan yaitu Buku Pegangan untuk Penengah Sebaya berisi ringkasan penting materi pelatihan seperti Tugas penengah sebaya keterampilan yang harus dikuasai langkah-langkah mediasi dan beberapa hal penting yang seharusnya mereka catat/rekam saat melakukan mediasi sebaya. Hasil ujicoba lapangan terbatas menunjukkan semua siswa sangat setuju dan bereaksi positif terhadap berbagai aspek yang terkait dengan pelatihan mediasi sebaya. Namun dalam kesempatan uji coba ini konselor menyarankan agar lampiran yang terdapat dalam buku Panduan Pelatihan seperti gambar bebek/kelinci wanita tua/muda dan ekspresi wajah hendaknya juga dilampirkan dalam Materi Pelatihan hal ini diperlukan sebagai antisipasi jika LCD tidak bisa dioperasionalkan maka siswa cukup diperintahkan untuk membuka apa yang akan ditayangkan tersebut pada buku materi pelatihan masing-masing. Dengan demikian revisi akhir yang dilakukan adalah dengan memasukkan beberapa gambar yang dilampirkan dalam buku Panduan Pelatihan yang digunakan konselor ke dalam Materi Pelatihan yang dalam proses pelatihannya dibagikan kepada setiap siswa peserta pelatihan. Hasil Penilaian Ahli penilaian konselor dalam uji coba kelompok kecil dan penilaian siswa beserta konselor dalam uji coba lapangan terbatas serta revisi yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa materi dan strategi pelatihan sudah memenuhi aspek ketepatan. Dengan demikian produk pengembangan model pelatihan mediasi sebaya untuk mengurangi perilaku agresi relasi siswa dapat dinyatakan layak untuk digunakan.


Informasi Detail
DDC
Rd 155.232 MAR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Bimbingan Konseling, 2011.
Deskripsi Fisik
xviii, 146 + [143] lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00247/KI/12
Edisi
Disertasi (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2011
Subjek
1. AGRESI, PERILAKU - PENGURANGAN
Pembimbing
1. JOHANA E. PRAWITASARI ; 2. DANY M. HANDARINI ; 3. MARTHEN PALI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik