Tugas Akhir
Pembuatan modul pengujian karakteristik pengaturan generator AC satu fasa / Lutfi Riyadus Sholihin.
Abstrak
Kata kunci modul generator AC satu fasa karakteristik luar dan pengaturan Generator merupakan mesin yang digunakan untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Berdasarkan jumlah fasanya dibedakan menjadi dua yaitu 1) generator satu fasa dan 2) generator tiga fasa. Generator mempunyai beberapa karakteristik diantaranya a) karakteristik luar dan b) karakteristik pengaturan. Karakteristik generator bermanfaat untuk mengetahui keterkaitan antara arus dan tegangan pada suatu pembangkit tenaga listrik. Untuk menambah ketrampilan yang dimiliki mahasiswa program D-3 Teknik Elektro dalam bidang pembangkitan tenaga listrik dan mesin-mesin listrik perlu mengadakan suatu pengujian. Pada Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang khususnya D3 Teknik Elektro perlu melakukan pengujian generator AC satu fasa tersebut. Hal ini dikarenakan pada salah satu program study perkuliahan yaitu Mesin Listrik 2 yang membahas tentang generator. Mahasiswa dituntut untuk memahami dan mampu menguasai teori-teori yang diberikan selama perkuliahan. Salah satu kajian teorinya yaitu pengujian karakteristik pengaturan generator AC satu fasa. Karena selain dapat menambah ilmu tentang generator juga dapat menambah ilmu praktikum tentang generator AC satu fasa. Dalam pembuatan modul pengujian karakteristik pengaturan generator alat-alat yang dibutuhkan antara lain jala-jala listrik inverter catu daya DC motor AC tiga fasa beban (tahanan air) dan peralatan lainya. Pengujian karakteristik pengaturan generator dibagi menjadi dua pengujian yaitu (1) pengujian karakteristik luar dan (2) pengujian karakteristik pengaturan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengujian karakteristik luar adalah sebagai berikut (a) tegangan jepit berubah hal ini dikarenakan perubahan arus pada beban (b) arus pada beban berubah-ubah berdasarkan pengaturan pada tahanan air (c) arus penguatan medan tetap (d) faktor daya tetap dan (e) putaran generator konstan. Sedangkan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengujian karakteristik pengaturan adalah sebagai berikut (a) tegangan jepit dipertahankan tetap dengan mengubah nilai arus penguatan medan (b) arus pada beban berubah-ubah berdasarkan pengaturan pada tahanan air (c) arus penguatan medan berubah-ubah untuk mengatur nilai tegangan jepit agar tetap konstan (d) faktor daya tetap dan (e) putaran generator konstan. Dari hasil pengujian yang dilakukan berdasarkan ketentuan di atas dapat disimpulkan bahwa pada karakteristik luar generator semakin besar nilai arus beban 12310 (I 12311 _L) yang dihasilkan semakin kecil nilai tegangan jepit (E_k ) yang dihasilkan hal ini dikarenakan terjadi rugi-rugi impedansi dan terdapat flux bocor pada generator. Sedangkan pada karakteristik pengaturan semakin besar nilai arus beban (I_L) yang diberikan maka semakin besar pula nilai arus penguatan medan (I_m) hal ini dikarenakan untuk mempertahankan nilai tegangan jepit (E_k ) agar tetap konstan.