UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Meningkatkan efektivitas pembelajaran tolak peluru dengan pendekatan bermain pada siswa kelas V SD Negeri Wringinsongo 1 Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang / Arya Widiya Hardoko

Hardoko, Arya Widiya - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci efektivitas pembelajaran tolak peluru pendekatan bermain Atletik merupakan salah satu ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan yang terdapat dalam standar kompetensi untuk jenjang Sekolah Dasar Kelas V. Dan kompetensi dasarnya adalah melakukan keterampilan salah-satu olahraga perorangan atletik (lari lompat lempar atau tolak) dan pada Kelas V materi pokoknya adalah tolak peluru. Dalam pembelajaran tolak peluru siswa diharapkan dapat mempraktikkan tolak peluru dengan baik dan benar serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Berdasarkan observasi awal keterampilan tolak peluru di SD Negeri Wringinsongo 1 Tumpang-Malang masih terdapat kelemahan. Siswa masih mengalami kesalahan pada gerakan menolak dan gerakan lanjutan serta afektif siswa dalam mengikuti pembelajaran tolak peluru masih perlu dioptimalkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan efektivitas pembelajaran tolak peluru dengan pendekatan bermain pada siswa Kelas V SD Negeri Wringinsongo 1 kecamatan Tumpang kabupaten Malang. Penelitian dilakukan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan jumlah subyek penelitian 16 siswa diantaranya 5 perempuan dan 11 laki-laki. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan analisis kuantitatif deskriptif sederhana yaitu persentase. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh peningkatan keterampilan tolak peluru siswa dari 76 04% menjadi 89 40% pada siklus ke-2 dan menjadi 97 70% pada siklus ke-3. Tingkat kesalahan tertinggi pada siklus 1 adalah cara melakukan gerakan menolak sebesar 35 48%. Pada siklus ke-2 tingkat kesalahan siswa melakukan gerakan menolak adalah 25 81% dan menjadi 6 45% pada siklus ke-3. Sedangkan tingkat kesalahan pada siklus ke-2 adalah 22 58% kemudian berkurang menjadi 9 68% pada siklus ke-3. Dari aktivitas pembelajaran yang ditunjukkan siswa juga mengalami peningkatan (a) kerja keras siswa dalam beraktivitas adalah 57 03% (siklus 1) 63 28% (siklus 2) 67 19% (siklus 3) dan meningkat menjadi 75 78% (siklus 4) (b) kerjasama siswa dalam kelompok dari 53 13% (siklus 1) menjadi 56 25% (siklus 2) 61 72% (siklus 3) 67 97% (siklus 4) (c) percaya diri siswa dalam beraktivitas dari 62 50% (siklus 1) menjadi 66 41% (siklus 2) 69 53% (siklus 3) dan meningkat 77 34% (siklus 4). Serta nilai kognitif juga meningkat dari rata-rata 76 25 (pre test) menjadi 84 38 (post test). Terjadi peningkatan pada setiap siklusnya jadi dapat disimpulkan bahwa pendekatan bermain dapat meningkatan efektivitas pembelajaran tolak peluru di Kelas V SD Wringinsongo 1 Tumpang-Malang.


Informasi Detail
DDC
Rs 796.43507 HAR m
Prodi
Universitas Negeri Malang. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, 2012.
Deskripsi Fisik
xvi, 154 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00359/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. TOLAK PELURU - PEMBELAJARAN
2. TOLAK PELURU - METODE PEMBELAJARAN

Pembimbing
1. MU'ARIFIN ; 2. TATOK SUGIARTO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik