UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Hubungan antara penalaran moral dengan sikap terhadap perilaku seks pranikah pada remaja putri / Angelita Pricylia

Pricylia, Angelita - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci penalaran moral sikap terhadap perilaku seks pranikah remaja putri Sebagai remaja usia 16-17 tahun siswi kelas X dan XI IPA SMAN 7 Malang mulai menunjukkan ketertarikan dengan lawan jenis dan mulai menjalin hubungan sehingga mereka diperlukan informasi yang bertanggung jawab mengenai reproduksi sehat. Atas dasar pertimbangan dari pengamatan ini banyak siswa dipandang perlu mendapatkan tambahan wawasan yang lebih detail tentang hubungan antara laki-laki dengan perempuan dan mengenai bagaimana pergaulan atau pacaran yang sehat. Dari hasil survei yang dilakukan BKKBN tahun 2008 menyatakan 63 persen remaja di beberapa kota besar di Indonesia telah melakukan seks pranikah. Semua ini dapat terjadi karena kepribadian dan tingkat penalaran moral siswa yang kurang baik. Keberhasilan perkembangan penalaran moral remaja di masyarakat ikut menentukan keberhasilan remaja dalam menentukan pola pergaulannya di masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan korelasional. Analisis penelitian menggunakan korelasi Spearman karena kedua datanya ordinal. Populasi penelitian adalah siswi kelas X dan XI IPA SMAN 7 Malang tahun ajaran 2011/2012 yang berusia 16-17 tahun dan sedang berpacaran. Populasi yang ada dalam penelitian ini berjumlah 88 siswi yang dibagi menjadi dua subyek Try Out sebanyak 30 siswi dan sampel sebanyak 58 siswi. Penelitian ini mengggunakan keseluruan populasi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket pengungkap pendapat tentang masalah-masalah sosial dan skala sikap terhadap perilaku seks pranikah. Dari hasil penelitian diketahui subyek berada pada tahapan keempat yaitu berorientasi pada hukum dan kepatuhan sedangkan sikap terhadap perilaku seks pranikah berada pada tingkatan sangt rendah. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh nilai Koefisien Korelasi -0 168 p 0 05 dengan signifikansi 0 209 yang berarti tidak signifikan. Berdasarkan perhitungan korelasi tersebut dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara penalaran moral dengan sikap remaja terhadap perilaku seks pranikah pada siswi kelas X dan XI jurusan IPA SMAN 7 Malang tahun ajaran 2011/2012 Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti mengajukan beberapa saran Tingkat penalaran moral pada subyek termasuk kategori sedang dan perilaku seks pranikah termasuk dalam kategori sangat rendah. Dengan demikian siswa harus bisa mempertahankan sikap negatif terhadap perilaku seks pranikah dan meningkatkan penalaran moral yang dimiliki. Hal ini dapat dilakukan dengan cara meningkatkan kesadaran dalam menentukkan sikap terhadap perilaku seks pranikah sesuai dengan ajaran agama dan tidak terburu-buru dalam mengambil suatu keputusan


Informasi Detail
DDC
Rs 155.3 PRI h
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi, 2011.
Deskripsi Fisik
xi, 114 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00426/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. SEKS, PERILAKU
Pembimbing
1. SRI WENI UTAMI ; 2. IKA ANDRINI FARIDA
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik