UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Interaksi sosial anak berkebutuhan khusus di kelas inklusi: studi interaksionisme simbolik mengenai komunikasi siswa di SMK Negeri 2 Malang / Uswatun Khasanah

Khasanah, Uswatun - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci Interaksi sosial komunikasi siswa ABK kelas inklusi Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis menyangkut hubungan antara orang perorang antara kelompok-kelompok manusia maupun antara orang perorang dengan kelompok manusia. Interaksi sosial juga terjadi di kelas inklusi. Di dalam kelas inklusi interaksi melibatkan siswa ABK siswa reguler dan guru. Dalam berinteraksi dengan lingkungaannya siswa ABK memiliki karakteristik khas yang berbeda dengan interaksi pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kesamaan paham siswa ABK di kelas inklusi SMKN 2 Malang (1) perbedaan paham siswa ABK di kelas Inklusi (3) koneksitas karakteristik khas siswa ABK dengan perbedaan paham yang terjadi di kelas inklusi (4) konsekuensi interaksional yang muncul di kelas inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis interaksionisme simbolik dilakukan di SMKN 2 Malang dengan subjek siswa ABK di kelas inklusi APH 1. Teknik pengumpulan data (1) wawancara mendalam (2) observasi (3) studi dokumentasi. Data yang diperoleh dideskripsikan dimaknai dikatagorisasikan dan dibuat koneksitas antar data yang telah ditemukan. Keabsahan data diuji dengan (1) perpanjangan keikutsertaan (2) ketekunan pengamatan dan (3) trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesamaan paham dalam berinteraksi di kelas inklusi terjadi ketika pengirim pesan mengkomunikasikan obyek yang konkrit. Sedangkan perbedaan paham dalam berinteraksi di kelas inklusi terjadi ketika pengirim pesan mengkomunikasikan obyek yang abstrak. Kesalahpahaman terjadi dalam interaksi sosial di kelas inklusi pada siswa ABK yang mempunyai karakteristik sensitif dan spontan. Diterima atau ditolaknya siswa ABK di kelas inklusi bukan karena kesalahpahaman yang terjadi dalam proses berkomunikasi akan tetapi karena karakteristik masing-masing siswa ABK di kelas inklusi. Siswa ABK yang pendiam spontan lucu apa adanya cenderung bisa diterima dan disenangi di kelas inklusi. Sedangkan siswa ABK yang sensitif mudah tersinggung percaya diri yang berlebihan suka berbohong cenderung kurang diterima dan dijauhi oleh teman di kelas inklusi. Saran (1) konselor hendaknya memberikan bimbingan mengenai cara berempati terhadap sesama siswa di kelas inklusi (2) Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi hendaknya memasukkan kelompok mata kuliah ABK dalam mata kuliah wajib bukan mata kuliah pilihan (3) peneliti lanjut disarankan untuk mengadakan penelitian lanjut terhadap fenomena serupa dengan latar yang berbeda dan dengan multi subjek.


Informasi Detail
DDC
Rs 371.91 KHA i
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Bimbingan dan Konseling, 2011.
Deskripsi Fisik
vi, 129 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00467/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. ANAK - SOSIAL - INTERAKSI
2. PENDIDIKAN KHUSUS

Pembimbing
1. ELLA FARIDATI ZEN ; 2. ANDI MAPPIARE A.T.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik