Skripsi
Penerapan grafik pengendali MEWMA pada analisa harian kualitas air produksi di Instalasi Penjernihan Air Minum (IPAM) Ngagel II Kota Surabaya / Dewi Setiastuti
Abstrak
Kata kunci MEWMA (Multivariate Exponentially Weighted Moving Average) grafik pengendali MEWMA kualitas air produksi. Air merupakan salah satu unsur penting yang sangat diperlukan bagi kelangsungan hidup manusia. Pelayanan air bersih di Indonesia dalam skala besar masih terpusat di daerah perkotaan dan dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kota yang bersangkutan. Agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi maka perlu diperhatikan masalah kualitas dan kuantitasnya. Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas air produksi yaitu suhu kekeruhan daya hantar listrik (DHL) ph alkalinitas CO2 bebas zat organik dan klorin bebas. Pada penelitian ini untuk mengetahui kualitas air produksi di Instalasi Penjernihan Air Minum (IPAM) Ngagel II Kota Surabaya digunakan grafik pengendali Multivariate Exponentially Weighted Moving Average (MEWMA). Grafik pengendali MEWMA adalah grafik pengendali yang digunakan untuk mendeteksi terjadinya perubahan mean kecil dalam proses. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) memberikan nilai pembobot tiap variabel yang digunakan sebagai pembobotan untuk grafik pengendali MEWMA yaitu variabel suhu dengan nilai pembobot 0 077 variabel kekeruhan dengan nilai pembobot 0 294 variabel daya hantar listrik dengan nilai pembobot 0 231 variabel ph dengan nilai pembobot 0 122 variabel alkalinitas dengan nilai pembobot 0 090 dan variabel CO2 bebas dengan nilai pembobot 0 187. Hasil grafik pengendali Multivariate Exponentially Weighted Moving Average (MEWMA) pada analisa harian kualitas air produksi di Instalasi Penjernihan Air Minum (IPAM) Ngagel II Kota Surabaya terdapat data pengamatan yang keluar dari batas pengendali atas yaitu pada pengamatan ke-8 dengan nilai 19 891. Karena ada nilai pencilan pada data ke-8 yaitu pada variabel kekeruhan dengan nilai 2 22. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan grafik pengendali Multivariate Exponentially Weighted Moving Average (MEWMA) pada analisa harian kualitas air produksi di Instalasi Penjernihan Air Minum (IPAM) Ngagel II Kota Surabaya tidak terkendali secara statistik.