Tugas Akhir
Rancang bangun Instalasi Destilator Asap Cair / Mohammad Nadzir, Demiawan Prakoso
Abstrak
Kata Kunci Rancang Bangun Asap Cair Distilasi Pengawet. Asap cair dikenal memiliki banyak kegunaan diantaranya sebagai bahan pengawet makanan yang alami dan telah disetujui di beberapa negara untuk menggantikan peran formalin yang disinyalir dapat membahayakan kesehatan Asap cair merupakan suatu larutan hasil kondensasi atau pengembunan dari uap hasil pembakaran tidak langsung maupun langsung dari bahan-bahan yang banyak mengandung lignin selulosa hemiselulosa serta senyawa karbon lainnya. Bahan baku yang banyak digunakan dalam pembuatan asap cair adalah kayu bongkol kelapa sawit sabut dan tempurung kelapa ampas hasil penggergajian kayu dan lain sebagainya. Tugas akhir rancang bangun instalasi destilator asap cair bertujuan untuk merancang alat distilasi asap cair hasil distilasi pertama agar diperoleh asap cair yang aman digunakan pada makanan. Kualitas asap cair dipengaruhi oleh kemurnian senyawa-senyawa yang terkandung di dalamnya khususnya fenol dan asam organik. Oleh karena itu diperlukan proses pemurnian untuk memisahkan kedua senyawa tersebut sehingga dihasilkan asap cair yang berkualitas tinggi dan aman untuk digunakan pada makanan. Proses pemurnian yang selama ini sering dilakukan hanya sebatas dengan proses pengendapan untuk menghilangkan tar dan endapan kotoran lainnya namun cara ini belum dapat memisahkan phenol dan asam organik dari asap cair yang kotor. Maka dari itu perlu ada proses destilasi ulang (redestilasi) berdasarkan perbedaan titik didihnya. Proses perancangan alat distilasi meliputi pembuatan tangki penampung tabung kondensasi dudukan dan penyangga. Perhitungan biaya total pembuatan alat meliputi biaya bahan baku biaya permesinan biaya perancangan dan biaya operator. Total biaya produksi sebesar Rp. 4.053.600 -