Tugas Akhir
Smart wastafel menggunakan kendali mikrokontroler AT89S51 / Lukman Heru Andriawan
Abstrak
Kata Kunci Mikrokontroler Sensor Wastafel. Wastafel merupakan salah satu perlengkapan kamar mandi rumah yang berfungsi untuk mencuci tangan atau hanya sekedar membersihkan muka. Umumnya wastafel dirancang dengan menggunakan kran air yang digerakkan secara manual oleh penggunanya. Penggunaan kran seperti itu mudah rusak karena sering diputar-putar dan dapat menyebabkan pemborosan air karena pengguna lupa menutup kran. Selain terdapat kran air pada wastafel juga terdapat sabun cuci dan tisu. Sabun digunakan untuk membersihkan tangan agar tidak ada kotoran atau kuman yang tersisa pada tangan. Sedangkan tisu digunakan untuk mengeringkan tangan setelah mencuci tangan. Penggunaan tisu sebagai pengering tangan dinilai kurang efisien. Seringkali pengguna menggunakan berlembar-lembar tisu hanya untuk mengeringkan tangan. Oleh karena itu diperlukan sebuah alat untuk mengeringkan tangan setelah mencuci tangan. Wastafel dirancang untuk mengalirkan air dan sabun secara otomatis tanpa harus memutar atau menekan kran. Sistem ini juga dilengkapi dengan dryer untuk mengeringkan tangan setelah mencuci tangan. Selain itu wastafel ini juga dapat mendeteksi banyaknya pengguna yang mengantre. Jika pengguna yang mengantre lebih dari dua orang maka aliran air yang keluar dari kran akan lebih deras dan dryer akan lebih cepat panas. Tujuan dari pembuatan Tugas Akhir ini adalah (1) Merancang sebuah smart wastafel menggunakan kendali mikrokontroller AT89S51.(2) Membuat smart wastafel menggunakan kendali mikrokontroller AT89S51. (3) Menguji unjuk kerja smart wastafel menggunakan kendali mikrokontroller AT89S51. Metode perancangan meliputi (1) perancangan dan pembuatan mekanik meliputi perancangan wastafel perancangan penyangga wastafel dan perancangan tempat antrean. (2) perancangan dan pembuatan perangkat keras (hardware). Hasil dari analisis tersebut adalah sistem bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Pada saat sensor kran mendeteksi maka pompa akan bekerja. Pada saat sensor sabun mendeteksi maka motor penggerak kran sabun akan bekerja. Pada saat sensor dryer mendeteksi maka dryer akan bekerja. Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah (1) Wastafel dirancang dengan menggunakan kran air kran sabun dan dryer yang bekerja secara otomatis. Selain itu wastafel juga dilengkapi dengan sensor yang dapat mendeteksi antrean. (2) Sensor yang digunakan digunakan ada dua jenis yaitu sensor IR dan sensor laser. Sensor IR digunakan untuk mendeteksi adanya pengguna yang menggunakan wastafel dan sensor laser digunakan untuk mendeteksi antrean. (3) Hasil perancangan keseluruhan wastafel dapat bekerja sesuai yang diharapkan karena dapat menyesuaikan dengan banyaknya antrean yang dideteksi. Untuk pengembangan lebih lanjut disarankan (1) Agar dapat menambahkan indikator untuk mengetahui sabun cair yang masih tersisa. (2) Agar debit air yang mengalir lebih deras disarankan menggunakan pompa air yang lebih besar.