UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengaruh modul pembelajaran kooperatif (Jigsaw dan Teams Games Tournaments), berprestasi dan keterampilan sosial terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PKn sekolah dasar / I G A. Agung Sri Asri

Asri, I.G.A. Agung Sri - Nama Orang;

Abstrak
Disertasi Program Studi Teknologi Pembelajaran Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. I Nyoman Sudana. Degeng M.Pd (II) Prof. Dr. H. Punaji Setyosari M.Pd M. Ed dan (III) Dr. H. Sulthon M.Pd. Kata Kunci Model Pembelajaran Jigsaw Teams Games Tournament (TGT) Motivasi Berprestasi Keterampilan Sosial Hasil Belajar Model Jigsaw dan Teams Games Tournament (TGT) adalah sama-sama model pembelajaran kooperatif yang dapat digunakan di semua pelajaran dan jenjang sekolah. TGT sebagai salah satu model pembelajaran kooperatif yang paling mengasyikkan untuk menyelesaikan masalah yang pernah muncul dan cara penyelesaiannya dapat diselesaikan dengan model pembelajaran. Dalam pembelajaran model Jigsaw peran siswa cukup besar karena pembelajaran tidak lagi terpusat pada guru tetapi pada siswa. Guru memulai kegiatan belajar mengajar dengan menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan siswa mengorganisasi kelas merupakan langkah yang amat penting dalam disain pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran (Jigsaw dan (TGT)) tingkat motivasi berprestasi dan keterampilan sosial terhadap hasil belajar PKn. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh utama (main effect) dan pengaruh interaksi (interaction effect) variabel perlakuan dan moderator terhadap hasil belajar PKn. Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan desain faktorial 2x2x2. Subyek penelitian adalah siswa kelas Va dan Vb SD No.1 Kerandan Denpasar Barat dan Kelas Va dan Vb di SD 11 Monang-maning Denpasar Barat (4 kelas). Pemilihan sampel dilakukan secara total sampling. Variabel penelitian terdiri atas hasil belajar PKn angket motivasi berprestasi dan keterampilan sosial. Data yang terkumpul diolah secara statistic menggunakan teknik analisis kovarian (ANACOVA) tiga jalur dengan menggunakan taraf signifikansi 0 05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang menggunakan model pembelajaran Jigsaw dengan kelompok siswa yang menggunakan model pembelajaran (TGT) (2) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dengan kelompok siswa yang memiliki motivasi rendah (3) terdapat perbedaan hasil belajar yang tidak signifikan antara kelompok siswa yang memilki keterampilan sosial tinggi dengan kelompok siswa yang memiliki keterampilan sosial rendah (4) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara inplementasi model pembelajaran kooperatif (Jigsaw dan TGT) dengan tingkat motivasi berprestasi tingkat tinggi dan rendah terhadap hasil belajar (5) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara keterampilan sosial tinggi dan rendah yang menggunakan Jigsaw dan TGT dengan tingkat keterampilan sosial tinggi dan rendah terhadap hasil belajar (6) terdapat pengaruh interaksi yang tidak signifikan antara motivasi berprestasi dan keterampilan sosial terhadap hasil belajar (7) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara implementasi model pembelajaran kooperatif (Jigsaw dan TGT) dengan tingkat keterampilan sosial (tinggi dan rendah) terhadap motivasi berprestasi.(tinggi dan rendah) terhadap hasil belajar. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa hasil model pembelajaran TGT memberikan pengaruh yang lebih tinggi dibandingkan Jigsaw. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat dikemukakan saran-saran yang terkait dengan pemanfaatan hasil penelitian dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di Sekolah Dasar dan penelitian lebih lanjut sebagai berikut (1) Guru-guru PKn disarankan untuk meningkatkan hasil belajar siswa perlu menerapkan model pembelajaran kooperatif (Jigsaw dan TGT) pada kompetensi tertentu yang sesuai dengan karaktristik model pembelajaran kooperatif Jigsaw dan TGT (2) merancang pembelajaran secara sistematis yang bersifat kontekstual dengan memperhatikan karaktristik siswa (motivasi berprestasi dan keterampilan sosial) (3) memahami keterampilan bekerjasama dalam kelompok sebagai langkah memahami konsep materi pembelajaran (4) mengkondisikan dan memotivasi siswa sehingga siswa dapat belajar dan mendorong siswa untuk belajar bersama dan berani mengungkapkan sendiri dengan kalimat bertanya/ menjawab pertanyaan. (5) guru perlu memahami kepribadian dan karaktristik dan identitas kemampuan dan pengalaman siswa masing-masing agar proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan potensi dan tujuan pembelajaran.


Informasi Detail
DDC
Rd 372.832044 ASR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknologi Pembelajaran, 2011.
Deskripsi Fisik
xxi, 392 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00662/KI/12
Edisi
Disertasi (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2011
Subjek
1. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PENDIDIKAN DASAR) - PRESTASI BELAJAR
2. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PENDIDIKAN DASAR) - PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW
3. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PENDIDIKAN DASAR) - PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TGT (TEAMS

Pembimbing
1. I NYOMAN SUDANA DEGENG ; 2. PUNADJI SETYOSARI ; 3. M. SULTHON
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik