Skripsi
Penanaman konsep urutan bilangan untuk siswa pra-sekolah melalui permainan outbond \"mencari jejak\" di TK Muslimat NU 22 Malang / Afrilia Wijayanti
Abstrak
Kata Kunci Penanaman Konsep Urutan Bilangan Siswa Pra Sekolah Permaianan Outbond Mencari Jejak Urutan bilangan merupakan salah satu kemampuan kognitif yang harus dikuasai oleh siswa pra sekolah khususnya siswa Taman Kanak-Kanak. Pembelajaran yang tepat untuk siswa Taman Kanak-Kanak adalah dengan bermain. Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Dienes konsep matematika akan berhasil jika dipelajari dengan mengunakan permainan. Salah satu permainan yang disukai bermain di alam yang dikenal dengan outbond. Permainan outbond Mencari Jejak merupakan permainan yang dapat di kombinasikan dengan kemampuan kognitif dan motorik kasar siswa pra sekolah. Dalam permainan ini siswa diajak untuk mencari kartu bilangan yang telah di sembunyikan oleh peneliti di area halang rintang kemudian siswa harus mengurutkan kartu tersebut pada karpet tempel. Penelitian ini dilakukan di TK Muslimat NU 22 Malang pada kelas B dengan 3 siswa (dari 26 siswa) sebagai subjek penelitian. Oleh karena tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana proses penanaman konsep urutan bilangan 1 sampai 20 pada siswa pra sekolah dalam permainan outbond Mencari Jejak maka metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan merekam semua kegiatan subjek dan wawancara. Saat wawancara subjek diminta untuk mengungkapkan secara keras apa yang dipikirkan dalam menjawab pertanyaan. Setelah data diperoleh peneliti membandingkan dengan teori Piaget. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penanaman konsep urutan bilangan subjek menggunakan informasi yang di dapat sebelumnya. Subjek dapat mengurutkan bilangan yang diperintahkan oleh peneliti dengan membilang dan membandingkan 2 bilangan. Sesuai dengan teori dari Piaget yang menyatakan bahwa pada tahap pra operasi anak dapat mengklasifikasikan objek menata letak benda-benda menurut urutan dan membilang. Berdasarkan hasil penelitian disarankan apabila dilakukan penelitian yang sejenis sebaiknya tidak menggunakan hanya satu acuan untuk pemilihan subjek penelitian agar diperoleh sampel yang tepat dapat mewakili keseluruhan siswa.