Skripsi
Analisis kinerja perusahaan dengan pendekatan balanced scoricard pada PT. PLN (Persero) area pelayanan dan jaringan Malang periode 2007-2010 / Fanny Restu Saputri
Abstrak
Kata Kunci Kinerja dan Balanced Scorecard Kinerja merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan atau program dalam mewujudkan visi misi tujuan atau sasaran suatu organisasi. Balanced scorecard memberikan suatu pengukuran kinerja yang tidak hanya berfokus pada sisi keuangan tetapi juga non keuangan yang di dalamnya terdapat empat perspektif yaitu perspektif keuangan perspektif pelanggan perspektif proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kinerja PT. PLN (Persero) APJ Malang pada perspektif keuangan perspektif pelanggan perspektif proses bisnis internal serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan tahun 2007 sampai tahun 2010. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan subyek penelitian pada PT. PLN (Persero) APJ Malang yang bergerak pada industri ketenagalistrikan. Tolok ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) perspektif keuangan current ratio quick ratio ROE dan ROI (2) perspektif pelanggan tingkat pemerolehan pelanggan tingkat retensi pelanggan sales growth dan tingkat profitabilitas pelanggan (3) perspektif proses bisnis internal inovasi yield rate dan layanan purna jual serta (4) perspektif pembelajaran dan pertumbuhan tingkat retensi karyawan dan tingkat produktivitas karyawan. Pengukuran kinerja dengan menggunakan time series analysis yang membandingkan hasil pengukuran kinerja tahun 2007 sampai dengan tahun 2010. Pada perspektif keuangan menunjukkan hasil yang baik seperti pada quick ratio dan ROE. Pengukuran kinerja perspektif pelanggan dinilai tidak baik karena karena terjadi penurunan pada tingkat pemerolehan pelanggan sales growth dan tingkat profitabilitas pelanggan. Perspektif proses bisnis internal menunjukkan keadaan yang baik pada inovasi yield rate dan layanan purna jual. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan menunjukkan kinerja yang sangat baik meski pada tingkat retensi karyawan bergerak fluktuatif namun dari kedua indikator yang digunakan memberikan peningkatan retensi dan produktivitas karyawan. Berdasarkan hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa balanced scorecard dapat digunakan PT. PLN (Persero) APJ Malang dalam mengukur kinerja perusahaan meski ada beberapa indikator yang memberikan hasil kurang maksimal dan disarankan untuk memperbaiki kinerjanya dengan meningkatkan jumlah penjualan laba bersih peningkatan pelayanan pelanggan serta menerapkan balanced scorecard. Pada penelitian ini hanya memberikan 4 tahun penelitian karena adanya keterbatasan penelitian. Diharapkan untuk penelitian selanjutnya agar dapat menambah periode penelitian.