Tugas Akhir
Evaluasi efektivitas internal control terhadap sistem pembelian bahan baku pada PT Kimia Farma Tbk. plant Watudakon Jombang / Reza Monica Febrilia
Abstrak
Kata kunci Pengendalian Intern Sistem Akuntansi Pembelian Bahan Baku Pada umumnya setiap perusahaan yang didirikan baik yang bergerak dalam bidang jasa perdagangan maupun industri pasti mempunyai tujuan tertentu salah satunya adalah meningkatkan kemampuan untuk menghasilkan laba atau keuntungan yang optimal. Sistem pengendalian intern sangat diperlukan untuk memantau kegiatan operasional. Ukuran baik tidaknya suatu pengendalian intern dapat diukur dari struktur organisasi yang memuaskan karyawan yang kompeten pembagian wewenang dan tanggung jawab dalam suatu organisasi dan prosedur pencatatan yang memberi perlindungan terhadap kekayaan. Pada perusahaan manufaktur persediaan merupakan salah satu aset perusahaan yang nilainya besar dan pada umumnya berasal dari pembelian. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk menjelaskan sistem pembelian bahan baku yang diterapkan PT. Kimia Farma (persero) Tbk. Plant Watudakon Jombang serta menjelaskan internal control sistem pembelian bahan baku perusahaan. Dalam menganalisis menggunakan metode pengumpulan data yaitu interview dokumentasi dan observasi sedangkan untuk metode pemecahan masalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan Tugas Akhir ini dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem pembelian bahan baku pada PT. Kimia Farma (persero) Tbk. Plant Watudakon secara umum telah melaksanakan Sistem Pengendalian Intern (SPI). Adapun saran-saran yang dapat diajukan untuk meningkatkan pelaksanaan sistem pembelian bahan baku pada PT. Kimia Farma (persero) Tbk. Plant Watudakon Jombang yaitu (1) Pada bagian pembelian harus lebih meningkatkan kinerjanya dalam memilih pemasok yang benar-benar bermutu dan berkualitas agar tidak terjadi keterlambatan penerimaan bahan baku dari pemasok dan penerimaan bahan baku yang tidak sesuai dengan permintaan perusahaan (2) Sebaiknya memberikan peringatan yang tegas atau sanksi terhadap karyawan yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik misalnya karyawan yang lupa memberikan tandatangan atau stempel pada dokumen-dokumen yang dianggap penting (3) Dalam penyimpanan dokumen-dokumen khususnya dokumen yang terkait dengan pembelian bahan baku agar disimpan dengan menggunakan sistem komputer sehingga kecil resiko kemungkinan terhadap kehilangan data (4) Sebaiknya pada bagian gudang membuat laporan harian persediaan bahan baku sebagai pedoman atau bukti pendukung bagi pengecekan dan pencatatan persediaan dan tidak hanya untuk mempermudah atau mendukung bagian produksi dan bagian pembelian saja.