Skripsi
Persepsi siswa terhadap keterampilan mengajar guru sejarah yang tersertefikasi dan belum tersertefikasi serta pengaruhnya terhadap prestasi belajar siswa kelas IX IPS SMAN di Kabupaten Ngawi / Farida Rahma Agustin
Abstrak
Kata Kunci Keterampilan Mengajar Guru Tersertifikasi Prestasi Belajar Sertifikasi merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu guru sehingga pembelajaran di sekolah juga akan berkualitas. Guru sertifikasi harus mampu mengelola pembelajaran dengan baik dengan memiliki keterampilan mengajar yang baik. Kenyataan bahwa guru yang lulus sertifikasi adalah guru yang memiliki keterampilan mengajar yang baik sehingga siswa yang diajar juga memiliki prestasi yang baik. Hal ini menimbulkan pertanyaan Benarkah guru sejarah yang tersertifikasi memiliki keterampilan yang baik sehingga berpengaruh pada prestasi belajar siswanya . Ada tiga fokus penelitian yaitu (1) Apakah ada perbedaan keterampilan mengajar guru sejarah yang tersertifikasi dengan yang belum tersertifikasi kelas XI IPS SMAN di Kabupaten Ngawi (2) Apakah ada perbedaan prestasi belajar siswa yang diajar oleh guru sejarah yang tersertifikasi dengan yang belum tersertifikasi SMAN di Kabupaten Ngawi (3) Apakah ada pengaruh keterampilan mengajar guru sejarah yang tersertifikasi terhadap prestasi belajar kelas XI IPS SMAN di Kabupaten Ngawi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas (X) adalah keterampilan mengajar sedangkan variabel terikat (Y) adalah prestasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang kelas XI IPS SMAN di Kabupaten Ngawi yang bejumlah 938 dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 280 siswa dengan rincian 194 untuk siswa yang diajar oleh guru tersertifikasi dan 86 untuk siswa yang diajar oleh guru sejerah yang belum tersertifikasi. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan teknik Proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan keterampilan mengajar guru sejarah yang tersertifikasi serta pretasi belajar siswa yang diajarnya dan analisis regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh keterampilan mengejar guru sejarah yang tersertifikasi terhadap prestasi belajar. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan bantuan komputer SPSS 16.0 for Windows. Hasil analisis deskriptif menunjukkan secara garis besar keterampilan mengajar guru sejarah yang tersertifikasi lebih baik dibandingkan dengan yang belum tersertifikasi. Kemudian siswa yang diajar oleh guru sejarah yang tersertifikasi juga memiliki prestasi yang baik dibandingkan dengan siswa yang diajar oleh guru sejarah yang belum tersertifikasi. Selanjutnya berdasarkan analisis regresi menunjukkan keterampilan mengajar guru sejarah yang tersertifikasi juga mempengaruhi prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMAN di Kabupaten Ngawi sebesar 23 4%. Berdasarkan penelitian ini diasarankan guru sejarah yang tersertifikasi untuk lebih meningkatkan dan menerapkan keterampilan mengajar pada kegiatan pembelajaran. Dan untuk guru sejarah yang belum tersertifikasi harus lebih menguasai teknik-teknik keterampilan mengajar serta mengaplikasikannya pada kegiatan pembelajaran agar pembelajaran bisa mencapai tujuan yang diinginkan. Kemudian kepada peneliti lain yang berminat dalam bidang yang sama dan bersedia melakukan penelitian selanjutnya untuk lebih mengeksplor kembali tentang kinerja-kinerja guru yang tersertifikasi dalam bidang lainnya. Dan jika ingin meneliti tentang pengaruh sertifikasi terhadap prestasi belajar siswa hendaknya mengambil data prestasi satu semester atau lebih untuk hasil yang lebih maksimal.