UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Komunikasi organisasi dalam penyelesaian konflik ( Studi multi kasus pada SD Patimura, SD Cut Nyak Dien, dan SD Hasanudin di Kabupaten Toyoarum ) / Isparwoto

Isparwoto - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci komunikasi organisasi penyelesaian konflik sekolah dasar Sekolah dipandang sebagai totalitas sistem pengorganisasian yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan institutisional dengan kata lain sebagai organisasi adalah alat untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan sebagai penentu bagi volume dan beban kerja yang menjadi tanggung jawab untuk direalisasikan semakin berkem-bang tujuan semakin berkembang volume kerja dan semakin banyak beban kerja kepala sekolah sebagai pemimpin tugasnya mengkoordinasikan melaksanakan mengendalikan individu yang ada dalam sekolah untuk mencapai tujuan untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan komunikasi yang berlangsung dengan har-monis efektif dan timbal balik agar terjadi kesamaan makna dan persepsi diantara individu yang ada disekolah dalam menterjemah visi dan misi organisasi. Keefek-tifan komunikasi menunjukkan bahwa tingkat penafsiran penerima terhadap infor-masi yang disampaikan oleh sumber informasi tidak terjadi kendala. Tetapi bila ada gangguan maka dapat menimbulkan konflik walaupun pada dasarnya konflik punya sisi positif dan sisi negatif tetapi bila tidak ada penyelesaian yang baik akan mengurangi keefektifan organisasi yang pada gilirannya akan mengurangi produk-tifitas kerja individu yang ada disekolah itu. Penelitian ini mengkaji tentang komunikasi organisasi dalam penyelesaian konflik dengan tiga sub fokus penelitian (1) proses komunikasi dalam penyelesaian konflik (2) iklim komunikasi dalam penyelesaian konflik dan (3) langkah penyelesaian konflik. Penelitian ini dilakukan di tiga Sekolah Dasar yaitu SD Patimura SD Cut Nyak Dien dan SD Hasanudin Kabupaten Toyoarum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi kasus data pe-nelitian berupa data deskriptif yang diperoleh melalui wawancara observasi dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan analisis data kasus individu dan lintas kasus Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan uji validitas yang memenuhi dua kriteria yaitu (1) kredibilitas meliputi triangulasi sumber data metode dan pengecekkan anggota (2) dependibilitas dan (3) konfirmabilitas. Penelitian ini menghasilkan tiga temuan. Pertama proses komunikasi dapat terwujud dengan efektif apabila a) sumber informasi menguasai informasi yang akan dikirim menguasai saluran informasi yang digunakan dan menguasai medan komunikasinya serta dalam penyampaiannya sistematis kritis kreatif inovatif santun dan menarik b) informasi yang disampaikan terbaru asli dari sumbernya obyektif padat relevan tetap tidak berubah mengandung kebenaran dan dapat dipercaya. c). saluran informasinya menggunakan bahasa verbal lisan dan tulis yang sistematis dan jelas bahasa non verbal yang meyakinkan melalui indera penglihatan dan pendengaran selain penciuman pengecap dan peraba ser-ta menggunakan media komunikasi seperti buku pesan singkat telepon hand-phone maupun teknologi berbantuan komputer seperti internet email dan face-book dan d) penerima informasi memahami maknanya meyakini kebenarannya merata penyebarannya mencukupi kebutuhan informasi dan segera meresponnya. Kedua iklim komunikasi dapat terwujud dengan kondusif apabila a) guru diajak berkomunikasi dan berkonsultasi mengenai masalah dan wilayah kebijakan seko-lah yang relevan dengan kedudukan guru serta diberi kesempatan berpartisipasi dalam proses pembuatan keputusan dan penentuan tujuan sekolah b) semua guru mudah memperoleh informasi yang berhubungan dengan tugas guru kecuali un-tuk keperluan informasi rahasia dan semua guru menerima informasi yang dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk mengkoordinasikan pekerjaan yang berhubungan dengan sekolah kepala sekolah dan program kerja sekolah c) Kepa-la sekolah bersedia mendengarkan saran laporan dan masalah yang dikemukakan guru secara kesinambungan dan dengan pikiran terbuka serta informasi dari guru dipandang cukup penting untuk dilaksanakan kecuali ada petunjuk lain yang berlawanan d) Kepala sekolah dan guru menunjukkan suatu komitmen terhadap tujuan berkinerja tinggi dan kepala sekolah menunjukkan perhatian yang besar kepada kesejahteraan guru sama besar seperti perhatian pada tujuan berkinerja tinggi. Ketiga kepala sekolah dalam menyelesaikan konflik dapat efektif apabila a) langkah perencanaan penyelesaian konflik yaitu mengidentifikasi sumber kon-flik dan jenis konflik mengklasifikasi konflik dan menganalisis konflik b) lang-kah pelaksanaan penyelesaian konflik yaitu konflik antar guru menggunakan pendekatan kolaborasi kompromi dan kompetisi konflik guru dengan kepala se-kolah menggunakan pendekatan dominasi dan rela membantu konflik guru de-ngan kelompok guru menggunakan pendekatan kompromi dan kolaborasi serta konflik antar kelompok guru menggunakan pendekatan integrasi c) langkah eva-luasi penyelesaian konflik dilakukan Kepala Sekolah dengan mengurangi dampak negatif konflik baik tingkat konflik yang terlalu rendah maupun tingkat konflik yang terlalu tinggi dengan mendorong dampak positif konflik melalui peningkat-an konflik yang optimal sehingga peningkatan kinerja dapat terlihat pada sikap dan perilaku kerja dan hasil kerja yang produktif dan berkualitas dari semua war-ga sekolah. Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui komunikasi yang efektif dan harmonis yaitu proses komunikasi yang efektif dan iklim komunikasi yang kondusif dapat menyelesaikan konflik secara efektif. Berdasarkan hasil te-muan penelitian ini diusulkan beberapa saran yaitu (1) kepada pemerintah c/q Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi agar dilakukan sosialisasi yang intens kepada para penyelenggara pendidikan akan pentingnya komunikasi organisasi yang efektif dan harmonis dalam penyelesaian konflik serta dapat memilih kepala sekolah yang terampil melaksanakan komunikasi yang efektif (2) kepada yayasan /perkumpulan penyelenggara pendidikan agar mengangkat kepala sekolah yang memenuhi standar kompetensi (3) kepada para kepala sekolah agar meningkatkan keterampilan guru dalam berkomunikasi yang efektif harmonis empatik dan san-tun serta dapat mengendalikan diri dalam menghadapi konflik (4) Kepada para guru agar memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif empatik dan santun serta (5) kepada para peneliti agar dilakukan penelitian yang serupa dengan mengambil kasus dan situs yang berbeda.


Informasi Detail
DDC
Rd 372.12 ISP k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen Pendidikan, 2012.
Deskripsi Fisik
xi, 359 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00951/KI/12
Edisi
Disertasi (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2012
Subjek
1. PENDIDIKAN DASAR - KOMUNIKASI ORGANISASI
Pembimbing
1. AHMAD SONHADJI K. H. ; 2. WILLEM MANTJA ; 3. IBRAHIM BAFADAL
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik