Skripsi
Pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan tingkat suku bunga SBI terhadap IHSG di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2010 / Windarti Melia
Abstrak
Kata kunci Inflasi Nilai Tukar Rupiah Suku Bunga IHSG Pasar modal merupakan salah satu tempat yang paling potensial dalam berinvestasi. Instrumen yang paling banyak diminati dalam pasar modal adalah saham. Salah satu indikator yang digunakan untuk mengamati perkembangan saham di Indonesia adalah indeks harga saham gabungan (IHSG). Perkembangan harga IHSG dapat menarik investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Pergerakan IHSG dapat dipengaruhi oleh keadaan makro ekonomi Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh inflasi nilai tukar rupiah dan suku bunga terhadap indeks harga saham gabungan di bursa efek Indonesia tahun 2008-2010. Populasi penelitian ini adalah indeks harga seluruh saham yang ada di BEI yang terdaftar dari 1 Januari 2008 sampai 31 Desember 2010. Penentuan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan sampling jenuh atau sampel sensus yaitu teknik penentuan sampel dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel sehingga diperoleh 36 sampel. Ada 4 (empat) variabel yang dikaji dalam penelitian ini yaitu (1) Indeks Harga Saham Gabungan (2) Inflasi (3) Nilai Tukar Rupiah dan (4) Tingkat Suku Bunga SBI. Data dalam penelitian ini merupakan data kuantitatif yang dikumpulkan secara time series. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder yang kemudian dianalisis deskriptif dan dilanjutkan dengan pengujian asumsi klasik. Untuk data yang memenuhi asumsi klasik maka akan dilanjutkan untuk uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan inflasi nilai tukar rupiah dan suku bunga berpengaruh signifikan terhadap IHSG. Sedangkan secara parsial inflasi berpengaruh signifikan positif terhadap IHSG nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan negatif terhadap IHSG dan suku bunga berpengaruh signifikan negatif terhadap IHSG. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggabungan variabel inflasi nilai tukar rupiah dan suku bunga SBI relevan digunakan untuk memprediksi IHSG di masa yang akan datang. Saran yang dapat direkomendasikan terkait dengan hasil penelitian yang didapatkan adalah (1) Bagi investor disarankan tidak terburu-buru untuk melakukan aksi jual maupun beli dan lebih bersikap rasional dalam pengambilan keputusan (2) Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk tidak menggunakan variabel inflasi dan nilai suku bunga SBI dalam satu persamaan.