UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Efikasi tiga jenis cendawan entomopatogen terhadap nimfa kutu kebul (bemisia tabaci genn.) pada tnaman kedelai /Irma Wijayanti Agung Puji Rahayu

Rahayu, Irma Wijayanti Agung Puji - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Efikasi Cendawan Entomopatogen Mortalitas Kerapatan Konidia Bemisia tabaci. Bemisia tabaci Genn. (kutu kebul) merupakan hama yang sangat merugikan tanaman kedelai karena menimbulkan kerusakan dan memicu tumbuhnya cendawan jelaga seperti Cladosporium dan Alternaria spp. B. tabaci dapat juga berperan sebagai vektor beberapa jenis virus dari kelompok Geminivirus. Cendawan entomopatogen merupakan salah satu agens hayati yang dapat digunakan untuk mengendalikan kutu kebul. Metarhizium anisopliae Beauveria bassiana dan Paecilomyces fumosoroseus dilaporkan dapat digunakan untuk pengendalian hama meliputi ordo Coleoptera Lepidoptera Isoptera Hemiptera dan Homoptera. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji efikasi tiga jenis cendawan entomopatogen meliputi M. anisopliae B. bassiana dan P. fumosoroseus dengan kerapatan konidia yang berbeda (106 107 108 dan 109/ml) terhadap mortalitas nimfa instar satu B. tabaci. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial. Faktor pertama adalah tiga jenis cendawan yaitu (1) M. anisopliae (2) B. bassiana dan (3) P. fumosoroseus. Faktor yang kedua adalah kerapatan konidia yaitu (1) 106 (2) 107 (3) 108 dan (4) 109/ml. Masing-masing perlakuan menggunakan 20 ekor nimfa dan diulang sebanyak 5 kali. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (BALITKABI) pada bulan Maret sampai Juni 20011. Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan Analisa Varian Ganda. Hasil yang signifikan dilakukan uji lanjut dengan BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cendawan P. fumosoroseus memiliki efikasi yang lebih tinggi dalam membunuh nimfa instar satu B. tabaci yaitu hingga mencapai 74 75% dibandingakn dengan efikasi cendawan M. anisopliae yang mampu membunuh nimfa instar 1 B. tabaci sebesar 60 75% dan cendawan B. bassiana sebesar 48 5%. Kerapatan konidia 109/ml memiliki efikasi tertinggi dalam membunuh nimfa B. tabaci.


Informasi Detail
DDC
Rs 595.7521 RAH e
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2011.
Deskripsi Fisik
xi, 51 + [6] lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01001/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. KUTU KEBUL - MORTALITAS
2. CENDAWAN

Pembimbing
1. SOFIA ERY RAHAYU ; 2. YUSMANI PRAYOGO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik