UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Program Pengembangan Ekonomi Kawasan (PPEK): study kasus di Desa Kedung Banteng, Oro-oro Ombo Kulon dan Desa Oro-oro Ombo Wetan Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan / Masnuri Ngimatudin

Ngimatudin, Masnuri - Nama Orang;

Abstrak
Kata-kata kunci PPEK ekonomi produktif BKAD PPEK adalah Program Pemerintah Jawa Timur dalam rangka penanggulangan kemiskinan yang menekankan pada upaya pendayagunaan sumber daya ekonomi yang berfokus pada keterkaitan dan ketergantungan antara pelaku dalam jaringan kerja produksi sampai dengan jasa pelayanan dan upaya-upaya inovasi pengembangannya dalam bentuk upaya penggalian sumber daya potensial pengembangan industri perdagangan jasa serta investasi lainnya yang bisa mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif yang berdampak pada perluasan dan penciptaan lapangan kerja serta peningkatan pendapatan masyarakat miskin. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan rancangan penelitian ini adalah studi kasus. Metode penggalian data yang digunakan adalah wawancara mendalam observasi dan dokumentasi. Dengan menggunakan metode tersebut diharapkan dapat diperoleh data secara lebih komprehensif dan mendalam. Tehnik analisa yang digunakan adalah (1) reduksi data (2) display data (3) pengambilan kesimpulan dan verivikasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitina ini pertama wujud dari partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan hasil/manfaat yang didapat dari PPEK adalah (1) pembuatan plengsengan dan gorong-gorong. (2) Menjadi peserta pelatihan dan magang bordir pertanian sedap malam dan mangga. (3) transfer pengetahuan dan ketrampilan kepada masyarakat yang memiliki usaha sejenis (4) menjadi nasabah kemitraan dan simpan pinjam. Kendala/masalah partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan hasil PPEK. (1) Tingginya kebutuhan pendanaan untuk pembangunan. (2) labilnya tanah yang menyebabkan rusaknya infrastruktur bangunan fisik. (3) Macetnya dana pinjaman di masyarakat yang di sebabkan oleh bangkrutnya usaha nasabah gagal panen karena serangan hama dan perubahan musim wafatnya nasabah dan adanya anggapan bahwa semua dana dari pemerintah merupakan dana hibah sehingga tidak perlu mengembalikan. (4) Tidak adanya agunan untuk realisasi dana usaha simpan pinjam kepada nasabah sehingga mengakibatkan sebagian besar dana mengalami kemacetan. (5) Para nasabah kemitraan tidak memiliki alternatif pasar untuk menjual produk yang telah mereka hasilkan karena terlilit hutang ke tengkulak. (6) Produk spesifik kawasan tidak memiliki label identitas sehingga semakin menyulitkan mitra untukm menjual ke pasar. (7) Belum terbentuknya jaringan komunikasi antar BKAD yang sudah ada. (8) Adanya kesenjangan kualitas sumber daya manusia dengan perkembangan tehnologi dan informasi terkini terutama yang berkaitan dengan penguasaan teknologi pembibitan budidaya serta panen dan penanganan pasca panen.


Informasi Detail
DDC
Rs 339.5982 NGI p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, 2010.
Deskripsi Fisik
ix, 129 [50] lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01145/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2010
Subjek
1. EKONOMI - PENGEMBANGAN - KABUPATEN PASURUAN
Pembimbing
1. H. Sucipto ; 2. Suripan
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik