Skripsi
Pengembangan permainan \"maze raksasa\" dalam pembelajaran fisik motorik anak usia dini kelompok A di TK Senaputra Kota Malang / Putri Agustin Wulandari
Abstrak
Kata kunci Permainan Maze Raksasa perkembangan fisik motorik. Kegiatan pembelajaran yang selama ini dilakukan untuk mengembangkan kemampuan fisik motorik kasar di TK Senaputra meliputi kegiatan senam ceria berjalan- jalan mengelilingi halaman sekolah melompat dari kubangan buatan berjalan di atas titian serta permainan menggunakan simpai. Sedangkan pembelajaran fisik motorik yang dikemas dalam bentuk permainan belum pernah dilakukan di TK Senaputra Malang. Maka peneliti merancang permainan yang diberi nama Maze Raksasa yaitu permainan mencari jejak untuk mengembangakan kemampuan fisik motorik anak. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan permainan Maze Raksasa yang aman mudah dan menyenangkan dilakukan di TK Senaputra Malang untuk mengembangkan kemampuan fisik motorik anak usia dini dan aspek perkembangan yang lainnya. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan dari Borg dan Gall. Model pengembangan tersebut hanya menggunakan 7 langkah penelitian karena dilaksanakan pada 1 sekolah saja dengan subjek penelitian 34 Anak. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi wawancara dan kuisioner dengan jenis data yang dibutuhkan adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari wawancara tinjauan guru dan format evaluasi ahli sedangkan data kuantitatif diperoleh dari pengisian format evaluasi ahli pedoman observasi pedoman penilaian dan analisis kebutuhan. Langkah penelitian dimulai dari analisis kebutuhan rancangan produk revisi ahli dengan 2 ahli pembelajaran PAUD 1 ahli Fisik Motorik 1 Ahli Media Permainan dan 1 calon penggguna uji coba kecil dilakukan pada 5 subjek penelitian revisi dilakukan berdasarkan hambatan yang ada di lapangan uji kelompok besar dilakukan terhadap 34 anak dan revisi akhir. Berdasarkan hasil analisis data tersebut permainan maze raksasa untuk mengembangkan kemampuan fisik motorik anak usia dini dinilai baik dan layak digunakan dengan memperhatikan ukuran jarak antar kegiatan yang diperbesar serta tempat permainan dilakukan. Saran- saran yang dapat dikemukakan adalah permainan ini dilakukan ditempat yang luas sehingga ukuran media permainan dapat diperbesar lagi sehinggga jarak tiap kegiatan akan lebih tampak dan subjek peneliti sebaiknya menggunakan baju olahraga agar tidak membatasi gerak anak.