Skripsi
Pengembangan permainan sirkuit bola untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar anak di TK Kartika IV-34 Kec. Kanigoro Kab. Blitar / Dian Fitri Wulandari
Abstrak
Kata Kunci pengembangan permainan sirkuit bola motorik kasar Permainan sirkuit bola merupakan salah satu permainan yang menggunakan media bola yang berwarna merah kuning biru dan bola mirip buah semangka botol air mineral yang berukuran sedang yang diberi karet sebagai penghalang pipa paralon sebagai terowongan dan alas yang bergambar serta ring basket untuk anak memasukkan bola. Permainan sirkuit bola terdiri dari aktivitas berlari melompat meloncat melempar menangkap dan merayap. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan permainan sirkuit bola yang diharapkan dapat menyenangkan dan mudah untuk dilakukan anak sebagai alternatif pembelajaran fisik motorik yang dilaksanakan di TK Kartika IV-34 Kanigoro Kab. Blitar. Prosedur pengembangan permainan sirkuit bola adalah 1) melakukan penelitian dan pengumpulan informasi 2) melakukan perencanaan 3) mengembangkan bentuk produk awal 4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 6 subjek 5) melakukan revisi terhadap produk awal 6) melakukan uji lapangan utama dengan 32 subjek 7) melakukan revisi produk. Instrumen yang digunakan adalah berupa kuesioner yang berisi rancangan produk dan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase. Hasil pengembangan dalam melakukan uji kelompok kecil adalah 91% anak mudah melakukan kegiatan 100% anak senang melakukan kegiatan 100% anak aman melakukan kegiatan dan dalam uji coba kelompok besar adalah 85 25% anak mudah melakukan kegiatan 100% anak senang melakukan kegiatan dan 100% anak aman melakukan kegiatan. Berdasarkan data hasil pengembangan permainan sirkuit bola dapat disimpulkan bahwa kegiatan permainan sirkuit bola tersebut mudah untuk dilakukan menyenangkan dan aman dilakukan bagi anak. Diharapkan hasil pengembangan ini dapat diujicobakan kepada kelompok yang lebih luas dan dapat disosialisasikan kepada sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan yang terkait. Serta diharapkan ada penelitian selanjutnya untuk menguji tingkat keefektifan dari produk yang dikembangkan.