Tugas Akhir
Perencanaan upper structure jembatan beton dengan balok T (T-beam) di Desa Kalituri Kabupaten Tulungagung / Feri Efendi
Abstrak
Kata Kunci perencanaan upper structure jembatan balok T Jembatan merupakan suatu stuktur yang melintaskan alur jalan melewati rintangan yang ada tanpa menutupnya. Salah satu jembatan beton bertulang adalah jembatan Deck Girder dengan balok T atau biasa disebut jembatan beton balok T (T Beam) digunakan secara luas dalam konstruksi jalan raya tersusun dari slab beton yang didukung secara integral dengan gelagar. Di desa Kalituri terdapat jembatan gantung dengan bentang 48 m yang berfungsi untuk menghubungkan ke desa Sobontoro. Jembatan tersebut memiliki lebar yang sempit yaitu sekitar 1 m sehingga hanya cukup untuk satu sepeda motor. Arus lalu lintas di jembatan tersebut cukup padat dan sering terjadi antrian pada waktu penyeberangan. Perlu direncanakan sebuah jembatan yang dapat mengatasi persoalan tersebut. Permasalahan yang ditinjau dalam tugas akhir ini adalah (1) bagaimana menentukan parameter-parameter desain awal struktur jembatan (2) bagaimana menentukan jenis pembebanan yang akan digunakan dalam desain (3) bagaimana merencanakan profil yang akan digunakan (4) bagaimana menganalisa perhitungan kekuatan profil terhadap gaya dalamnya (5) bagaimana mengontrol mengontrol momen desain dengan momen model menggunakan bantuan program STAAD PRO (6) bagaimana menuangkan hasil bentuk desain dan analisa ke dalam bentuk gambar teknik. Hasil perencanaan berupa konstruksi jembatan beton dengan balok T (T-Beam) dengan per bentang 10 00 m dengan lebar total jembatan 5 02 m. Jembatan difungsikan untuk 1 lajur 1 arah dengan dilengkapi kerb dan tiang sandaran (tanpa trotoar). Dimensi hasil perhitungan struktur utama berupa balok gelagar adalah 40 cm x 85 cm dengan tulangan utama 8 32 dan tulangan geser 10-150 balok diafragma adalah 25 cm x 50 cm dengan tulangan utama 6 16 dan tulangan geser 10-150 dan tebal plat lantai adalah 20 cm dengan tulangan arah lx 16-150 dan tulangan arah ly 16-200. Dimensi hasil perhitungan struktur pendukung berupa tiang sandaran adalah 16 cm x 10 cm dengan tulangan utama 4 8 dan tulangan geser 6-50 sedangkan ukuran kerb adalah 45 cm x 25 cm. Kontruksi dihitung dengan perletakkan sendi dan rol. Untuk bangunan sebenarnya menggunakan bahan Elastomer.