Tugas Akhir
Desain push - pull inverter satu fasa dengan metode SPWM / Miftahul Ulum
Abstrak
Kata Kunci Push-pull inverter satu fasa SPWM Inverter merupakan suatu alat hasil dari rekayasa ilmu elektronika daya untuk merubah tegangan DC menjadi tegangan AC atau sebaliknya secara elektronik (switching). Inverter terdiri dari rangkaian utama yaitu rangkaian multivibrator dengan komponen utama berupa MOSFET (Metel Oxide Semikonductor FET) sebagai penguat arus switching dan transformator step up untuk penaik tegangan kecil agar menjadi tegangan yang lebih besar. Disini penulis menggnakan inverter satu fasa dengan menggunakan metode SPWM. SPWM merupakan rekayasa sinyal sinus hasil dari comparasi sinyal PWM yang dibangkitkan oleh IC Mikrokontroler Atmega 16. Mikrokontroler disini berfungsi sebagai pemicu pada MOSFET agar MOSFET bisa bekerja secara switching untuk mentriger transformator step up. Inverter biasanya menggunakan metode PWM tetapi disini penulis menggunakan metode SPWM sebagai sinyal penggerak MOSFET dengan harapan menghasilkan gelombang AC sinusoida. Berdasarkan hasil perancangan perakitan pengujian dan pembahasan diperoleh kesimpulan sebagai berikut (1) Berdasarkan perancangan desain push-pull inverter metode SPWM yang telah dibuat maka diperoleh kesimpulan bahwa hasil yang diperoleh sudah sesuai dengan cara kerja yang telah dirancang. Pembangkitan gelombang segitiga dan PWM dari IC Mikrokontroler yang dilanjutkan dengan membandingkan kedua gelombang tersebut maka terbentuk gelombang SPWM (Sine Pulse Width Modulation) telah berhasil. SPWM yang dibangkitkan menggunakan perhitungan lebar pulsa yang akan di operasikan menggunakan flash memori mikrokontroler pada port timer OCR1A dan OCR1B. (2) Berdasakan pengamatan menunjukkan bahwa rancangan pembangkit SPWM telah sesuai dengan yang direncanakan sinyal SPWM yang dibangkitkan mempunyai 126 pulsa pada setiap setengah periode dan rentang frekuensi antara 50-60 Hz dengan kenaikan dan penurunan setiap 10 Hz. (3) Dari hasil pengujian output inverter ini apabila diberi beban yang sesuai dengan kemampuan daya-nya maka beban akan kerja dengan sempurna tetapi apabila beban tidak sesuai dengan kapasitas daya output inverter maka beban tidak akan bisa bekerja karena inverter mengalami drop tegangan. (4) Rangkaian push-pull telah bekerja dengan sempurna karena sudah mampu melakukan switching dengan baik. Untuk mencegah rusaknya MOSFET maka diperlukan pendingin yang sesuai dengan kapasitasnya jika perlu ditambahkan kipas agar pendinginan sempurna.