Skripsi
Pengembangan alat penilaian materi gambar bentuk dan seni kriya melalui penilaian proses dan produk untuk SMP kelas VII / Arika Ompi Hannun
Abstrak
Kata Kunci Pengembangan Alat Penilaian Gambar Bentuk dan Seni Kriya Penilaian Proses dan Produk SMP Pembelajaran seni rupa di SMP mencakup pengetahuan keterampilan dan sikap dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan patung ukiran cetak-mencetak dan lain sebagainya. Kegiatan pembelajaran seni rupa di sekolah dibagi menjadi dua standar kompetensi yaitu standar kompetensi mengapresiasi karya seni rupa dan standar kompetensi mengekspresikan diri melalui karya seni rupa. Keunikan kegiatan pembelajaran seni budaya mengakibatkan keunikan dalam melakukan penilaian terutama penilaian pada kompetensi berekspresi. Kegiatan penilaian tidak hanya dilakukan pada aspek kognitif tetapi juga pada aspek psikomotor dan afektif. Oleh karena itu agar dapat menilai semua aspek yang terdapat pada siswa maka diperlukan pengembangan alat penilaian yang bersifat obyektif untuk menghindari penilaian yang selama ini dilakukan oleh guru bersifat subyektif. Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk menghasilkan alat penilaian Standar Kompetensi Mengekspresikan Diri melalui Seni Rupa dengan materi Gambar Bentuk komposisi peralatan sekolah dan Seni Kriya kerajinan relief topeng gerabah hias melalui penilaian proses dan produk untuk siswa SMP kelas VII. Penelitian ini menggunakan desain research development. Menurut Gall dan Borg kegiatan pada langkah-langkah penelitian pengembangan ini adalah (1) studi pendahuluan yang meliputi studi pustaka survey dan penyusunan draft instrumen (2) pengembangan meliputi uji coba kelompok kecil revisi uji coba terbatas analisis instrumen revisi dan produk siap digunakan. Produk pengembangan ini adalah instrumen penilaian proses yang berupa lembar observasi terdiri dari tiga tahap kegiatan berekspresi dan 17 soal dan instrumen penilaian produk yang berupa lembar penilaian terdiri dari 10 soal sesuai dengan aspek yang tampak pada hasil karya siswa dan kriteria. Hasil validasi pakar menyatakan instrumen penilaian valid dan layak digunakan dan edit penyempurnaan tata tulis pada bagian tertentu. Sedangkan hasil uji coba lapangan menunjukan intrumen penilaian valid (r 0 22) dan reliabel (r11 0 61) untuk menilai hasil karya siswa dan mendapat respon baik dari guru yang menjadi subjek penelitian. Kelebihan instrumen yang dikembangkan yaitu dapat menilai kompetensi ekspresi secara keseluruhan mulai dari proses berekspresi sampai hasil karya siswa.