Skripsi
Karakterisasi mineral magnetik pasir besi di Daerah Pasirian Kabupaten Lumajang untuk pembuatan bahan baku tooner / Ike Yunia Trisdamayanti
Abstrak
Kata Kunci Mineral magnetik pasir besi tooner Salah satu sumber deposit pasir besi di Indonesia berada di Pasirian Lumajang. Komposisi sampel didapat dari uji X-Ray Fluorenscene (XRF) dan uji mineral magnetik didapat dari uji suseptibilitas dan dari kestabilan remanen magnetik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui unsur yang mendominasi di dalam sampel dan untuk mengetahui nilai median destructive field (MDF) kedua sampel pasir dan toner. Dengan membandingkan karakteristik kedua sampel kita dapat menyiapkan senyawa magnetik dari sampel pasir besi sebagai bahan tooner. Komposisi besi dalam sampel berkisar antara 34 4% tanpa ekstasi dan bertambah menjadi 58% setelah ekstrasi. Kemudian setelah penyaringan dengan mesh 200 konsentrasi besi meningkat menjadi 70%. Suseptibilitas dari pasir besi antara 1.5 x 10-4m3kg-1 (tanpa ekstrasi) sampai 1 8 x 10-4m3kg-1 (untuk sampel ekstrasi dan sampel ayak) sementara suseptibilitas toner adalah 2.1 x 10-4m3kg-1 . Sementara itu nilai MDF toner dan pasir ayak menunjukkan nilai yang hampir sama yaitu 24 dan 26. Dari data kita dapat menyimpulkan mineral magnetik dari pasir besi dapat dijadikan material toner.