Skripsi
Pengembangan permainan pasir pada pembelajaran fisik motorik anak usia 4-5 tahun di PAUD Darussalam Blitar / Dian Mardika Siwi
Abstrak
Kata Kunci Permainan Pasir Fisik Motorik Anak Usia 4-5 tahun PAUD Darusssalam Blitar memiliki halaman yang luas sarana bermain cukup banyak salah satu sarana bermain yang tidak dimanfaatkan yakni arena pasir dan dari analisis kebutuhan yang dilakukan dengan menggunakan angket berupa kuisoner dan wawancara terhadap 2 guru PAUD Darussalam mengalami permasalahan dalam mencari alternatif permainan di luar kelas pada pembelajaran fisik motorik anak. Mencermati kondisi tersebut maka diperlukan pengembangan permainan pasir pada pembelajaran fisik motorik anak usia 4-5 tahun yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam melakukan permainan di luar kelas untuk meningkatkan kemampuan fisik motorik anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan permainan pasir pada pembelaran fisik motorik anak usia 4-5 tahun di PAUD Darussalam Blitar yang dapat dijadikan alternatif permainan untuk mengembangkan fisik motorik anak usia 4-5 tahun saat bermain di luar kelas khususnya di arena pasir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan. Adapun langkah-langkah yang dipilih peneliti untuk mengembangkan permainan pasir pada pembelajaran anak usia 4-5 tahun sebagai berikut 1) Analisis kebutuhan 2) Pembuatan produk awal berupa draf kasar yang akan dievaluasikan ke para ahli 3) Revisi tahap I dari tinjauan para ahli 4) Uji coba kelompok kecil 5) Revisi II yaitu hasil uji coba kelompok kecil 6) Uji coba lapangan 7) Revisi produk akhir yaitu berdasarkan hasil uji lapangan hingga diperoleh produk akhir berupa permainan pasir pada pembelajaran fisik motorik anak usia 4-5 tahun. Subjek penelitian yang digunakan sebagai berikut 1) Analisis kebutuhan terhadap dua guru 2) subjek evaluasi yaitu ahli pembelajaran AUD ahli fisik motorik ahli media dan ahli bahasa 3) subjek uji coba kelompok kecil terdiri dari 2 guru dan 6 anak PAUD Darussalam Blitar 4) subjek uji kelompok besar terdiri 3 guru dan 31 anak PAUD Darussalam Blitar. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dan kuantitatif dengan instrumen pengumpulan data berupa kuisioner wawancara dan observasi. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian untuk mengunakan tehnik analisis deskriptif kualitatif dan tehnik analisis data kuantitatif. Data kuantitatif tersebut dikelompokkan dianalisis dan kemudian disimpulkan menggunakan analisis persentase hasil evaluasi subjek uji coba. Berdasarkan pengembangan dan prosedural yang telah dilakukan diperoleh sembilan permainan pasir. Permainan tersebut yaitu Ikuti Jejakku dengan persentase 91 1% dari kriteria yang telah ditentukan Balap Angkut Pasir dengan persentase 87% dari kriteria yang telah ditentukan Berburu Harta Karun dengan persentase 87 9% dari kriteria yang telah ditentukan Lompat Tinggi AUD dengan persentase 100% dari kriteria yang telah ditentukan Membuat Bentuk dengan persentase 93 5% dari kriteria yang telah ditentukan Menggambar Di Atas Pasir dengan persentase 94 3% dari kriteria yang telah ditentukan Padempu dengan persentase 94 3% dari kriteria yang telah ditentukan Gelundung Bola dengan persentase 86 6% dari kriteria yang telah ditentukan Lompat Jauh AUD dengan persentase 100% dari kriteria yang telah ditentukan. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini dihasilkan produk berupa sembilan permainan pasir pada pembelajaran fisik motorik anak usia 4-5 tahun dengan tingkat validitas sangat valid dan dapat digunakan sehingga sembilan permainan pasir dalam penelitian dan pengembangan ini dapat digunakan pada pembelajaran fisik motorik anak usia 4-5 tahun di PAUD Darussalam Blitar. Saran dari hasil penelitian ini yaitu 1) untuk pemanfaatan produk guru diharapkan membatasi jumlah pemain dalam arena pasir memperhatikan kondisi dan cuaca karena permainan yang dikembangkan ini merupakan permainan di luar kelas. 2) untuk saran diseminasi sebaiknya produk ini disosialisasikan kepada tiap-tiap PAUD sehingga nantinya guru PAUD dapat mengetahui memahami dan melaksanakan sesuai dengan tujuan dari pengembangan permainan pasir pada pembelajaran fisik motorik anak usia 4-5 tahun di PAUD 3) untuk saran pengembangan lebih lanjut sebaiknya melakukan penelitian untuk tingkat efisensi produk dan memodifikasi produk pengembangan ini untuk mengembangkan aspek lainnya.