Tugas Akhir
Analisis perilaku akuntansi pendapatan dan beban serta pelaporan laba rugi pada pabrik gula Krebet baru di Kabupaten Malang / Nawalia Safira
Abstrak
Laba seringkali digunakan sebagai ukuran kinerja suatu perusahaan. Unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinerja adalah pendapatan dan beban. Perlakuan akuntansi untuk pendapatan dan beban yang disajikan secara akurat bagi suatu perusahaan bertujuan untuk memberikan informasi yang layak sebagai dasar pengambilan keputusan. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui perlakuan akuntansi baik pengakuan dan pencatatan pengukuran serta pengungkapan atas pendapatan dan beban. Objek penelitian ini adalah Pabrik Gula Krebet Baru Bululawang-Malang. Metode pengambilan data adalah dengan observasi serta penelitian kepustakaan. Metode pemecahan masalah dilakukan dengan cara membandingkan kesesuaian perlakuan akuntansi pendapatan dan beban dengan PSAK No 1 tentang laporan laba Rugi serta PSAK No 23 tentang pendapatan. Hasil analisis dari observasi dan studi kepustakaan diketahui bahwa perusahaan belum tepat dalam menerapkan perlakuan pendapatan dan beban karena pada harga pokok produksi rincian unsur pembentuk harga pokok produksi tidak tercantum serta beban usaha yang seharusnya dicatat di dalam laporan laba rugi tetapi dicatat dan menjadi pengurang pada harga pokok produksi. Perusahaan dalam memperlakukan pengakuan pendapatan dan beban belum sesuai dengan PSAK khususnya PSAK No 23 karena perusahaan mengakui adanya tiga metode pengakuan namun dalam PSAK No 23 hanya mengakui dua metode yaitu accrual basic dan cash basic. Berdasarkan analisis perlakuan pendapatan dan beban dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat diajukan beberapa saran atau masukan bagi Pabrik Gula Krebet Baru adalah hendaknya Pabrik Gula Krebet Baru tidak mencantumkan beban usaha yang seharusnya milik induk perusahaan yaitu PT. PG Rajawali ke dalam perhitungan harga pokok produksi hal ini agar harga jual dari produk tidak tinggi karena akan berakibat pada pendapatan yang akan menurun. Jika harga jual tinggi maka perusahaan akan kehilangan konsumen dan berakibat berkurangnya penjualan produk. Perusahaan sebaiknya menggunakan dua metode pengakuan yang diakui oleh standar akuntansi yaitu accrual basic dan cash basic agar laporan keuangan perusahaan bisa akuntabel dan auditabel.