Skripsi
Pengaruh interaksi sosial teman sebaya dan tingkat kedisiplinan siswa trerhadap prestasi belajar akuntasi siswa SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung / Novita Irawati
Abstrak
Kata Kunci interaksi sosial teman sebaya disiplin belajar prestasi belajar siswa Prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh setidaknya banyak faktor baik faktor internal maupun eksternal. Faktor internal (faktor dari dalam siswa) salah satunya yaitu faktor disiplin belajar yang dapat membantu siswa bersifat teratur dalam belajar tanpa ada rasa terpaksa tetapi muncul dari kesadaran faktor eksternal (faktor dari luar siswa) yakni kondisi lingkungan di sekitar siswa yang salah satunya adalah lingkungan teman sebaya yang didalamnya terdapat adanya relasi antara teman sebaya yang pada prosesnya dapat membantu siswa untuk membentuk watak dan perilaku serta kebiasaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi sosial teman sebaya terhadap prestasi belajar akuntansi siswa dan tingkat kedisiplinan belajar siswa terhadap prestasi belajar akuntansi siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa IPS kelas XI tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 173 siswa dengan sampel yang digunakan sebanyak 63 responden yang tersebar dari kelas IPS 1-IPS 5 yang diambil dengan menggunakan teknik proportional sample. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Variabel dalam penelitian ini meliputi interaksi sosial teman sebaya (X1) disiplin belajar (X2) dan prestasi belajar (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif signifikan interaksi sosial teman sebaya terhadap prestasi belajar akuntansi siswa SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung dan ada pengaruh positif signifikan disiplin belajar siswa terhadap prestasi belajar akuntansi siswa SMA Negeri 1 Kauman Tulungagunng yang berada dalam kategori tinggi yang dapat diartikan bahwa siswa sudah sering melakukan interaksi sosial dengan teman sebayanya dengan baik serta siswa sudah memiliki kesadaran dan tanggungjawab untuk belajar walaupun belum selalu diterapkan dalam kegiatan sehari-hari dari kesimpulan tersebut maka dapat disimpulkan juga bahwa terdapat implikasi motivasi dalam interaksi sosial terhadap prestasi belajar siswa. Saran yang dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya diharapkan variabel interaksi sosial diperluas lagi dan juga diperkaya dengan teknik penelitian yang lebih baik misalnya dengan observasi. Jenis penelitian dapat dirubah dengan metode eksperimen maupun PTK sehingga hasil yang diperoleh dapat lebih akurat dan spesifik. Selain itu dengan adanya kemungkinan model pembelajaran juga terpengaruh oleh interaksi sosial maka hal tersebut menarik untuk dijadikan bahan penelitian selanjutnya.