Tesis
Improving the reading comprehension ability of the second year students of MA Al Khoiriyah Putukrejo Gondanglegi through Teams-GFames-Tournament strategy / Mulyono
Abstrak
. Program Pascasarjana pada Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Johannes A. Prayogo M.Pd. M.Ed. (II) Drs. Fachrurrazy M.A. Ph.D Kata kunci strategi TGT peningkatan kemampuan membaca Membaca sangat penting dalam kehidupan sehari-hari oleh karena itu membaca sangat penting untuk dipelajari. Bagi siswa membaca diperlukan sebagai alat untuk mempelajari berbagai macam ilmu pengetahuan. Sehingga keberhasilan didalam membaca sangat penting bagi siswa. Sehubungan dengan pentingnya membaca bagi siswa di Indonesia keterampilan membaca diajarkan ditingkat SD sampai perguruan tinggi. Bagaimanapun hasil penelitian pendahuluan yang dilakukan di MA Al Khoiriyah Putukrejo Gondanglegi menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa belum memadai terbukti prestasi mereka masih relatif rendah dan belum memenuhi standar ketuntasan belajar minimal. Oleh karena itu penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi siswa dalam membaca pemahaman. Dengan alasan tersebut maka TGT diterapkan pada pembelajaran membaca pemahaman untuk meningkatkan membaca pemahaman siswa dalam teks naratif dan report. Penelitian ini dirancang untuk penelitian tindakan kelas secara kolaborasi yang melibatkan peneliti dan guru kelas yang berkolaborasi merancang rencana pembelajaran mengimplementasikan rencana tindakan melakukan pengamatan dan melakukan analisis dan refleksi. Dalam melakukan penelitian ini peneliti bertindak sebagai praktisi dan guru kelas berperan sebagai pengamat. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas sebelas MA Al Khoiriyah Putukrejo Gondanglegi Jurusan IPA tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 25 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang berdasarkan prosedur penelitian tindakan kelas yang meliputi tahap perencanaan implementasi observasi analisis dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian yang berupa ceklist pengamatan pedoman wawancara catatan lapangan dan tes membaca pemahaman. Penelitian ini menunjukkan prosedur yang terbaik untuk menerapkan strategi TGT dalam pembelajaran membaca pemahaman adalah dibagi menjadi tiga tahap. Tahap yang pertama pendahuluan a) membagi siswa menjadi beberapa tim yang terdiri atasa 4 atau lima siswa di setiap tim b) mempertunjukkan gambar kepada para siswa dan menanyakan beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan gambar secara lisan c) meminta para siswa untuk memprediksi topic yang akan dibahas d) meminta para siswa untuk menyebutkan kata-kata yang mungkin banyak digunakan dan menuliskanya di papan tulis. Tahap yang kedua kegiatan inti a) meminta para siswa untuk membaca teks dalam hati b) meminta para siswa untuk mendiskusikan isi dari teks dan menjawab pertanyakan dengan tim mereka c) meminta tim untuk mempresentasikan jawaban mereka pada tim yang lain d) meminta tim yang lain untuk memberi komentar kepada tim yang mempresentasikan jawabanya e) meminta para siswa untuk membentuk tim turnamen f) menjelaskan aturan turnamen g) meminta tim untuk mendiskusikan materi untuk turnamen h) meminta tim kumpul ke meja turnamen i) memonitoring pelaksanaan turnamen . Tahap yang ketiga kegiatan akhir a) mengevaluasi dan menghitung hasil dari turnamen b) mengumumkan tim terbaik dari turnamen c) memberi penghargaan kepada pemenang d) membuat kesimpulan dan menutup kelas. Selanjutnya hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi TGT telah meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari nilai membaca siswa yang telah memenuhi standar ketuntasan belajar minimal. Adapun rata-rata nilai yang diperoleh siswa dari tiga kali tes adalah 51 6 diperoleh dari pre-tes 57 8 dari tes 1 dan 69 2dari nilai tes 2. Dengan kata lain siswa yang terkategori sukses dalam pre-test sebanyak 16% atau 9 orang 36% atau 14 dalam test 1 dan 76% atau 19 orang pada test 2. Disamping dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman strategi ini juga bisa meningkatkan partisipasi dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran membaca pemahaman hal ini dapat dilihat dari hasil observasi proses pembelajaran membaca pemahaman (Appendix 3e) dan hasil angket respon terhadap pembelajaran menggunakan strategi TGT (Appendix 6b) Berdasarkan hasil penelitian di atas beberapa saran ditujukan untuk guru bahasa Inggris kepala sekolah dan peneliti yang akan datang. Bagi guru bahasa Inggris yang mempunyai masalah serupa diharapkan mereka dapat mengimplementasikan strategi TGT sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Kepada kepala sekolah hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap pengembangan dalam proses belajar mengajar. Kepada peneliti yang akan datang mereka dianjurkan untuk membuat kajian penelitian serupa secara mendalam di tingkat pendidikan yang berbeda dengan tempat subyek penelitan dan jenis teks yang berbeda untuk mengetahui apakah strategi TGT juga efektif untuk meningkatkan prestasi membaca siswa.