UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengaruh strategi self regulated learning, motivasi berprestasi dan locus of control terhadap hasil belajar maintenance repair pebelajar SMK / Nurlaela

Nurlaela - Nama Orang;

Abstrak
Program Studi Teknologi Pembelajaran Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Amat Mukhadis M.Pd. (II) Prof. Dr. Punaji Setyosari M.Pd. M.Ed. dan (III) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng M.Pd. Kata Kunci strategi self regulated learning motivasi berprestasi locus of control hasil belajar maintenance repair. Perubahan paradigma pembelajaran yang berpusat pada pembelajar menjadi pembelajaran berpusat pada pebelajar merupakan salah satu upaya penting untuk mengoptimalkan proses pembelajaran yang dapat menumbuhkan pebelajar lebih proaktif belajar. Perubahan ini tercermin dalam proses aktivitas belajar yang memberikan tanggung jawab tinggi pada pebelajar terhadap belajar mereka sendiri. Kendala dalam penyampaian pembelajaran adalah pembelajar cenderung mengatur materi menetapkan waktu menyelesaikan tugas dan lingkungan belajar kaku dan pebelajar menerima mencatat mengerjakan tugas-tugas dikontrol dan lebih menyukai bekerjasama berkaitan dengan Maintenance Repair. Faktor kendala tersebut menyebabkan kurang menantang aktivitas mental pebelajar sehingga pada umumnya berdampak pada hasil belajar belum optimal. Untuk mengatasi permasalahan belajar tersebut berkenaan aspek strategi pengelolaan adalah dengan menerapkan strategi self regulated learning yang membantu pebelajar meningkatkan hasil belajar. Strategi self regulated learning tersebut memfasilitasi pebelajar melakukan aktivitas belajar dengan bebas menyenangkan menemukan makna belajar mengurangi ketergantungan ke orang lain dan akhirnya mendorong membangun pengetahuan kognitif. Penerapan strategi self regulated learning mengikuti model siklus secara sitematis dengan empat langkah yaitu perencanaan pelaksanaan dan monitoring monitoring hasil strategi dan evaluasi. Penelitian ini selain mengkaji strategi belajar yang mempengaruhi hasil belajar juga mengkaji karakteristik pebelajar yaitu motivasi berprestasi dan locus of control. Tujuan penelitian ini untuk menguji signifikansi pengaruh utama (main effect) dan pengaruh interaksi (interaction effect) antar variabel penelitian yaitu (1) pengaruh keterandalan atau keunggulan antara strategi belajar (self-regulated learning dan teacher regulated learning) tingkat motivasi berprestasi (tinggi dan rendah) dan locus of control (internal dan eksternal) terhadap hasil belajar (2) interaksi antara strategi belajar dan motivasi berprestasi (3) interaksi antara strategi belajar dan locus of control (4) interaksi antara motivasi berprestasi dan locus of control dan (5) interaksi antara strategi belajar motivasi berprestasi dan locus of control terhadap hasil belajar. Rancangan penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan desain faktorial versi nonequivalent control group design. Subjek penelitian pebelajar kelas XI semester ganjil program studi Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri SMK Negeri 1 Singosari dan SMK Darma Siswa Kraksaan tahun ajaran 2010/2011. Pemilihan sampel sekolah dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dan sampel kelas untuk menetapkan kelompok menggunakan teknik random assignment. Sebaran subjek setiap sampel sekolah tersebut terdiri dari dua kelas sehingga keseluruhan berjumlah 117 orang. Data yang dikumpulkan berupa tes objektif hasil belajar angket motivasi berprestasi yang menggunakan skala likert dan angket locus of control yang menggunakan skala Guttman atau rasio dikotomi termasuk instrumen tes hasil belajar Maintenance Repair. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik infrensial dengan menggunakan teknik ANCOVA faktorial 2x2x2 dengan bantuan program SPSS 15.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar antara kelompok pebelajar yang belajar dengan strategi self regulated learning dan kelompok pebelajar strategi teacher regulated learning terdapat perbedaan yang signifikan. Strategi self regulated learning lebih unggul dalam meningkatkan hasil belajar Maintenance Repair daripada strategi teacher regulated learning ini pada kondisi kelompok pebelajar yang memiliki motivasi berprestasi apapun. Namun strategi self regulated learning lebih unggul dalam meningkatkan hasil belajar Maintenance Repair daripada strategi teacher regulated learning hanya pada kelompok pebelajar yang memiliki tipe locus of control internal (2) hasil belajar antara kelompok pebelajar yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dan motivasi berprestasi rendah ada perbedaan yang signifikan. Kelompok pebelajar yang memiliki motivasi berprestasi tinggi hasil belajar Maintenance Repair lebih unggul daripada pebelajar yang memiliki motivasi berprestasi rendah pada kondisi strategi belajar dan locus of control apapun (3) hasil belajar antara kelompok pebelajar yang memiliki orientasi locus of control internal dan orientasi locus of control eksternal ada perbedaan yang signifikan. Kelompok pebelajar yang memiliki orientasi locus of control internal memperoleh hasil belajar Maintenance Repair lebih unggul daripada pebelajar yang memiliki locus of control eksternal pada kondisi motivasi berprestasi apapun. Strategi self regulated learning menekankan kontrol belajar dikendalikan oleh pebelajar. Hal ini berimplikasi pada berkembangnya rasa tanggung jawab tinggi pebelajar dalam belajar. Perilaku ini sangat dibutuhkan ketika mereka memasuki dunia industri. Berdasarkan temuan penelitian ini disarankan (1) menerapkan strategi self regulated learning yang memberi peluang memudahkan pebelajar belajar karena memiliki siklus empat langkah yang sistimatis sehingga mendorong aktivitas mental yang tinggi yang menyebabkan pebelajar yang pasif menjadi proaktif dan berkurangnya ketergantungan pada orang lain (2) membangun hubungan antara pebelajar dan pembelajar secara kondusif karena masing-masing memiliki peran penting untuk mencapai tujuan bersama dan (3) mengoptimalkan karakteristik pebelajar yang berorientasi locus of control sebagai salah satu faktor internal dalam proses belajar sesuai kemampuan diri pebelajar.


Informasi Detail
DDC
Rd 604.776 NUR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknologi Pembelajaran, 2012.
Deskripsi Fisik
xvii, 282 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02353/KI/12
Edisi
Disertasi (Pasca Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. MEKANIK INDUSTRI, PEMELIHARAAN - PRESTASI BELAJAR
Pembimbing
1. Amat Mukhadis ; 2. Punaji Setyosari
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik