Tesis
Penerapan model pembelajaran bermain cerita boneka untuk memahamkan siswa tentang soal cerita pasa kelas III SD Islam Sabilillah Malang / Nunik Slamet Hariarti
Abstrak
Kata Kunci model pembelajaran bermain cerita boneka soal cerita. Berdasarkan hasil observasi awal pada siswa kelas III SD Islam Sabilillah Malang dapat disimpulkan bahwa terdapat permasalahan dalam pembelajaran matematika khususnya pada pemahaman siswa tentang soal cerita. Permasalahan tersebut adalah siswa mengalami kesulitan dalam memahami alur dalam soal cerita merepresentasikan kata-kata kunci yang terkandung pada soal cerita two- step word problem sering terjadi kesalahan dalam komputasi kalimat matematika dan proses pembelajaran matematika masih belum memaksimalkan penggunaan media pembelajaran untuk memahamkan siswa tentang soal cerita matematik. Hal ini terlihat dari hasil pre-tes yang menunjukkan bahwa 86% siswa mengalami kesalahan dalam mengerjakan soal cerita. Dalam penelitian ini dideskripsikan langkah-langkah penerapan model pembelajaran bermain cerita boneka untuk memahamkan siswa tentang soal cerita siswa melalui pendekatan kualitatif dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan di kelas III B SD Islam Sabilillah Malang dengan jumlah siswa 32 anak. Proses pelaksanaan tindakan dalam penerapan model pembelajaran bermain cerita boneka penelitian ini meliputi lima langkah yaitu (1) bermain boneka dengan cerita bebas (2) bermain boneka dengan cerita terbimbing (3) representasi kata-kata kunci soal cerita (4) simbolisasi dalam kalimat matematika dan (5) formalisasi. Siswa melakukan diskusi kelompok untuk bermain peran dengan media boneka tangan sesuai alur cerita dalam menyelesaikan soal cerita two-step word problem untuk dipresentasikan di depan kelas. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data proses penerapan model pembelajaran bermain cerita boneka untuk memahamkan soal cerita dan data hasil tes akhir beserta kajian kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi lembar observasi kegiatan siswa dan guru lembar tes format wawancara dokumentasi dan perangkat pembelajaran yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Lembar Kerja Siswa (LKS). Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dan tes akhir pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) persentase aktivitas siswa selama pembelajaran 93 8% dengan kategori sangat aktif (b) persentase aktivitas guru dalam pembelajaran 94 7% dengan kategori sangat baik (c) persentase skor rata-rata tes akhir 95 65% (d) ada 9 4% siswa yang mengalami kesalahan konseptual dalam komputasi (e) hanya 12 5% siswa yang tidak dapat menyelesaikan tes akhir tepat waktu (f) dan skor terendah yang dicapai pada tes akhir adalah 77. Berdasarkan data tersebut semua kriteria keberhasilan yang peneliti tetapkan telah tercapai. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran bermain cerita boneka dapat memahamkan siswa tentang soal cerita pada kelas III SD Islam Sabilillah Malang tahun pelajaran 2011/2012.