Skripsi
Hubungan pola asuh orang tua dan kepribadian anak di TK ABA 24 Malang / Beby Octaviany
Abstrak
Kata kunci Pola Asuh Orang Tua Kepribadian Anak Anak Tk. Pola asuh orang tua terhadap anak merupakan bentuk interaksi antara anak dan orang tua selama mengadakan kegiatan pengasuhan yang berarti orang tua mendidik membimbing dan mendisiplinkan serta melindungi anak untuk mencapai kedewasaan sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam lingkungan setempat dan masyarakat. Kepribadian adalah semua corak perilaku dan kebiasaan individu yang terhimpun dalam dirinya dan digunakan untuk bereaksi serta menyesuaikan diri terhadap segala rangsangan baik dari luar maupun dari dalam. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah yaitu (1) Seberapa baik pola asuh orang tua di TK ABA 24 Malang (2) seberapa baik kepribadian anak di TK ABA 24 Malang (3) apakah terdapat hubungan pola asuh orang tua dan kepribadian anak TK ABA 24 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket/kuesioner. Sampel penelitian ini adalah sampel total (106 anak). Validitas instrumen diuji menggunakan rumus Product Moment Pearson dan reliabilitasnya diuji menggunakan rumus koefisien Alpha. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi Product Moment Pearson dan analisis persamaan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua anak TK ABA 24 Malang pada umumnya berpola asuh demokratis. Kepribadian anak TK ABA 24 Malang sebagian besar memiliki kepribadian dengan tingkatan matang. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan kepribadian anak di TK ABA 24 Malang. Pola asuh orang tua memberi sumbangan sebesar 56. 5% terhadap kepribadian anak dan sisanya 43. 5% dipengaruhi oleh variabel-variabel di luar penelitian ini diantaranya faktor lingkungan keluarga maupun lingkungan tempat anak bermain. Saran-saran yang dapat disampaikan hendaknya orangtua dalam mendidik anak dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri anak serta membantu mengembangkan tingkah laku yang mencerminkan kepribadian anak karena setiap anak tidaklah sama. Apabila ada penelitian dengan mengambil judul yang sama hendaknya hasil peneliti ini ditindaklanjuti dengan memperluas populasi sehingga aplikasinya lebih luas.