UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Kuat lentur sambungan jari arah lebar balok dengan perekat epoxy pada balok kayu meranti / Widya Karya Kusumawati

Kusumawati, Widya Karya - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci kayu meranti sambungan jari kuat lentur. Ukuran kayu yang tersedia di pasaran sangat terbatas untuk memenuhi panjang struktur yang diperlukan pada bangunan. Masalah ukuran panjang bentang ini dapat diatasi dengan menyambung beberapa kayu menjadi satu kesatuan bentang yang utuh dan panjang sesuai dengan bentang kayu yang direncanakan. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui berapa besar kuat lentur pada balok kayu meranti dengan mengunakan sambungan jari (finger joint) arah lebar balok. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan benda uji balok kayu meranti berdimensi 4 cm x 6 cm x 150 cm. Benda uji dibagi menjadi dua yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Jumlah benda uji untuk masing-masing kelompok sebanyak 5 buah. Kelompok kontrol adalah balok kayu meranti tanpa sambungan sedangkan kelompok eksperimen adalah balok kayu meranti dengan sambungan jari pada arah lebar balok. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan terhadap balok kayu meranti kelompok kontrol dan balok kayu meranti kelompok eksperimen didapatkan bahwa nilai rerata beban maksimum balok kayu meranti kelompok eksperimen sebesar 310 00 kg dan nilai rerata beban maksimum balok kayu meranti kelompok kontrol sebesar 695 40 kg. Hal ini berarti bahwa beban maksimum yang mampu diterima oleh balok kayu meranti dengan sambungan jari arah lebar balok adalah 44 58% dari beban maksimum yang mampu diterima oleh balok kayu meranti tanpa sambungan. Sedangkan nilai tegangan lentur rerata balok kayu meranti kelompok eksperimen adalah 232 16 kg/cm2 dan tegangan lentur rerata balok kayu meranti kelompok kontrol sebesar 493 72 kg/cm2 . Hal ini berarti tegangan lentur balok kayu meranti dengan sambungan jari adalah 47 02% dari tegangan lentur balok kayu meranti tanpa sambungan. Kekuatan sambungan juga dipengaruhi oleh tampang efektif sambungan. Berdasarkan penelitian ini dan penelitian terdahulu oleh Ahmad Luthfil Hakim (2011) menunjukan bahwa secara praktis kekuatan sambungan dapat diturunkan dari tampang efektif sambungan dengan koefisien reduksi. Koefisien reduksi dapat bersumber dari kualitas pembuatan sambungan dan proses setting sambungan (proses pengekleman benda uji). Maka untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan alat atau mesin pembuat profil sambungan jari yang bekerja secara otomatis sehingga dapat menghasilkan profil yang presisi menggunakan alat klem yang dapat memberikan tekanan yang sama besar nilainya pada saat pengekleman benda uji dan mengkaji tentang koefisien reduksi pada sambungan yang dibuat dengan mesin dan manual untuk keperluan praktis perhitungan sambungan.


Informasi Detail
DDC
Rp 620.12 KUS k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Sipil Dan Bangunan, 2012.
Deskripsi Fisik
vii, 48 lembar : il., tab. ; 28 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02534/KI/12
Edisi
Tugas Akhir (Diploma) : Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. BALOK (KAYU MERANTI) - KUAT LENTUR
Pembimbing
1. Eko Suwarno
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik