UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pelestarian nilai- nilai moral melalui tradisi Jamasan Tombak Pusaka Kyai Upas di Kabupaten Tulungagung / Ayu Yulia Purboningsih

Purboningsih, Ayu Yulia - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci Nilai Moral Pelestarian Upacara Adat Jamasan Kyai Upas Hambatan Pemerintah Kabupaten Tulungagung memiliki tradisi budaya berupa JamasanTombak Pusaka Kyai Upas yaitu kegiatan ritual yang digelar rutin setiap bulan Suro ini berlangsung di pendopo Dalem Kanjengan Kelurahan Kepatihan. Jamasan Tombak Kyai Upas ini merupakan suatu tradisi memandikan pusaka yang dilakukan secara turun menurun dalam waktu tertentu. Nilai-nilai moral dalam Upacara Memandikan pusaka tombak Kyai Upas dapat dijadikan sebagai acuan dalam kehidupan sehari-hari. Dari latar belakang yang telah dikemukakan di atas maka penelitian ini difokuskan dengan judul Pelestarian Nilai-Nilai Moral Melalui Tradisi JamasanTombak Pusaka Kyai Upas Di Kabupaten Tulungagung Tujuan penelitian ini adalah (1) menjelaskan pelaksanaan JamasanTombak Pusaka Kyai Oepas di Kabupaten Tulungagung (2) menjelaskan ragam nilai-nilai moral yang terkandung dalam JamasanTombak Pusaka Kyai Upas di Kabupaten Tulungagung (3) menjelaskan usaha pelestarian nilai-nilai moral melalui tradisi JamasanTombak Pusaka Kyai Upas di Kabupaten Tulungagung (4) menjelaskan hambatan-hambatan yang ditemui dalam pelestarian nilai-nilai moral yang terkandung dalam JamasanJamasanTombak Pusaka Kyai Upas di Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Jalan A.Yani Timur Gang. IV No.7 Kabupaten Tulungagung. Sumber data dalam penelitian ini adalah Ibu Sri Wahyuni BA dan Bapak Bimo Wijayanto. Temuan penelitian menunjukan bahwa (1) Upacara Jamasan Tombak Pusaka Kyai Upas dalam proses penyelenggaraannya mempunyai dua tahapan yaitu kegiatan yang bersifat persiapan dan kegiatan-kegiatan inti upacara jamasan dimulai. Kegiatan yang bersifat persiapan yaitu kegiatan malam tirakatan dan kegiatan memasak sesaji. Kegiatan yang merupakan inti dari jamasan Kyai Upas terlaksana di pagi harinya. Urutan acara inti jamasan yaitu sambutan ahli waris pembacaan sejarah Tombak Kyai Upas sambutan Bupati/Wakil bupati lalu kegiatan siraman tombak Kyai Upas. malam harinya ditutup dengan pagelaran wayang (2) Jamasan tombak pusaka kyai upas mengandung banyak Nilai-nilai moral nilai-nilai moral tersebut yaitu nilai kebersamaan nilai ketelitian nilai kegotongroyongan dan nilai religius (3) Pemerintah memberikan kebijakan yang mengarah pada upaya pelestarian kebudayaan Jamasan Tombak Pusaka Kyai Upas dalam berbagai media yaitu melalui media pendidikan formal atau sekolah melalui media buklet melalui website melalui radio melalui pagelaran seni tari melalui BPSNT (Badan Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisi) (4) Hambatan yang dialami dalam upaya-upaya pelestarian kebudayaan Jamasan Tombak Pusaka Kyai Upas dalam berbagai media-media tersebut adalah hambatan biaya hambatan keterbatasan jumlah buklet dan keterbatasan tenaga untuk penyebarannya hambatan minimnya pendengar radio sehingga informasi yang disiarkan tidak banyak orang yang menerima hambatan pro dan kontra dalam pagelaran seni tari yang mempermasalahkan bahwa Tombak Kyai Upas tidak boleh dijadikan pertunjukan maupun membuat tiruan dari Tombak Kyai Upas dengan benda yang dibuat mirip hambatan BPSNT Yogyakarta karena banyaknya budaya-budaya yang harus didokumentasikan oleh pihak BPSNT Yogyakarta sehingga perhatian untuk fokus terhadap Jamasan Kyai Upas ini agak tertunda. Berdasarkan temuan penelitian diatas saran yang diajukan sebagai berikut (1) Kepada pemerintah kabupaten Tulungagung agar membuat kebijakan-kebijakan yang dapat memperkuat kebudayaan lokal yang menjadi ciri khas kabupaten tulungagung (2) Kepada warga masayarakat Kabupaten Tulungagung agar lebih mengenal dan menampilkan sikap positif terhadap kebudayaan-kebudayaan Kabupaten Tulungagung bukan hanya Jamasan Kyai Upas saja (3) Kepada mahasiswa Hkn agar melakukan penelitian lebih lanjut tentang kebudayaan-kebudayaaan Tulungagung karena masih banyak lagi kebudayaan-kebudayaan lain yang masih belum diteleti di Kabupaten Tulungagung maupun daerah lain.


Informasi Detail
DDC
Rs 394.5 PUR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 2012.
Deskripsi Fisik
92 lembar : il., tab. ; 28 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02600/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. UPACARA TRADISIONAL JAMASAN
Pembimbing
1. Suparlan Al Hakim ; 2. Siti Awaliyah
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik