Skripsi
Pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia pada mata pelajaran biologi SMP kelas VII semester II / Krisma Magdalena Adi
Abstrak
Kata kunci Pengembangan Media Pembelajaran Multimedia Biologi Proses belajar mengajar pada era digital sekarang sarat dengan penggunaan peralatan elektronik hal ini tidak hanya menarik untuk dicermati tetapi juga bisa membantu tugas guru dalam memberikan pembelajaran. Guru memegang peranan penting agar transfer teknologi dapat berjalan dengan baik dan lancar. Tujuan suatu media merupakan salah satunya adalah sarana agar siswa termotivasi dalam mengikuti pelajaran sehingga siswa dapat termotivasi mendalami pelajaran tersebut. Penggunaan Multimedia diharapkan dapat mempermudah siswa dalam menerima materi pelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran Biologi di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM) pencapaian prestasi belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran biologi secara keseluruhan rata-ratanya dipandang masih belum memenuhi standar kompetensi. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kurangnya pemanfaatan sarana yang telah tersedia materi yang digunakan kebanyakan hanya berasal dari buku-buku dan LKS. Penggunaan laboratorium sebagai tempat praktikum biologi bentrok dengan kelas yang lain serta sarana dan alat-alat yang sudah banyak yang rusak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran multimedia dan juga untuk menghasilkan media pembelajaran yang dapat membantu dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan milik Sadiman. Dimulai dari observasi dan identifikasi kebutuhan dilanjutkan dengan perencanaan produk pengumpulan dan pengembangan materi penyusunan instrumen validasi pembuatan media validasi media revisi produk akhir dan terakhir adalah uji coba produk. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa media pembelajaran ini telah diujicobakan kepada ahli materi dengan prosentase sebesar 89% ahli media dengan prosentase sebesar 83% sehingga materi pada media ini dikatagorikan mempunyai validitas sangat valid. Sedangakan dari uji coba kelompok kecil pada umumnya siswa sudah merasa tertarik terbukti dari penghitungan angket yang diisi oleh 6 orang siswa dari berbagai kelas yg dipilih secara acak menghasilkan skor sebesar 79% sehingga media pembelajaran ini dapat dikatakan valid dan tidak perlu di revisi. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran ini layak digunakan dalam membantu proses pembelajaran. Disarankan untuk kedepannya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah penggunaan media pembelajaran ini.