Skripsi
Hubungan antara konformitas dengan perilaku konsumtif pada siswa SMA Negeri 6 Malang / Astri Sustaffrida Kartika Melati
Abstrak
Kata Kunci konformitas perilaku konsumtif siswa SMA Munculnya budaya konsumtif merupakan fenomena remaja saat ini. Perilaku konsumtif remaja diduga terkait karakteristik psikologis tertentu yang dimiliki remaja yaitu tingkat konformitas terhadap kelompok sebaya. Remaja akan berusaha kuat untuk mengikuti kebiasaan-kebiasaan dalam kelompoknya sebagai usahanya untuk dapat diterima kelompok. Upaya-upaya yang telah dilakukan para remaja untuk selalu berkonform dengan kelompok ternyata justru mendorong mereka mempunyai perilaku konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat konformitas siswa SMA Negeri 6 Malang (2) tingkat perilaku konsumtif siswa SMA Negeri 6 Malang (3) hubungan antara konformitas dengan perilaku konsumtif pada siswa SMA Negeri 6 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI SMA Negeri 6 Malang dengan jumlah populasi 505 responden jumlah sampel yang ditentukan sebanyak 60 siswa yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data berupa (1) skala konformitas dengan validitas berkisar 0 378 sampai 0 904 dan reliabilitas 0 971 (2) skala perilaku konsumtif dengan validitas berkisar 0 366 sampai 0 698 dan reliabilitas 0 933. Dalam menghitung analisis deskriptif menggunakan teknik presentase dan analisis hipotesis menggunakan teknik korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan (1) sebagian besar siswa yaitu sebanyak 41 7 % atau 25 siswa memiliki konformitas cukup (2) sebagian besar siswa yaitu 35% atau 21 siswa memiliki perilaku konsumtif cukup. Sedangkan untuk hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara konformitas dengan perilaku konsumtif pada siswa SMA Negeri 6 Malang dan diperoleh nilai rxy 0 831 dengan nilai Sig. 0 000 Sig. 0 05. Hal ini berarti semakin tinggi konformitas yang dimiliki siswa maka semakin tinggi pula perilaku konsumtif siswa dan semakin rendah konformitas maka semakin rendah pula perilaku konsumtif pada siswa SMA Negeri 6 Malang. Saran kepada (1) siswa diharapkan mampu memilih konformitas dalam bentuk positif seperti bersaing meningkatkan prestasi belajar selain itu diharapkan mengkonsumsi barang-barang yang menjadi kebutuhan dan sesuai kemampuan (2) saran kepada orang tua agar mengontrol keuangan anak berdiskusi tentang skala prioritas kebutuhan dan mengajarkan kebiasaan menabung kepada anak (3) peneliti berikutnya diharapkan mengembangkan dan memperluas wacana tentang remaja yang dapat mempengaruhi perilaku konsumtif remaja.