Tugas Akhir
Evaluasi sistem proteksi gardu induk cubicle di Gardu Induk Blimbing / Dimaniar Masita
Abstrak
Kata Kunci sistem proteksi metode hasil evaluasi Keandalan dan kemampuan suatu sistem tenaga listrik dalam melayani konsumen sangat tergantung pada sistem proteksi yang digunakan. Oleh sebab itu dalam perancangan suatu sistem tenaga listrik perlu dipertimbangkan kondisi-kondisi gangguan yang mungkin terjadi pada sistem. Gangguan-gangguan tersebut mengakibatkan rusaknya suatu sistem dan menimbulkan masalah serta kerugian pada konsumen industri yang banyak menggunakan sistem ketenagalistrikan. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan sistem proteksi yang diharapkan dapat meminimalisasi gangguan yang terjadi. Selain pertimbangan faktor manusia faktor ekonomi juga mendasari mengapa diperlukannya sebuah sistem yang berfungsi melindungi peralatan dari gangguan yang terjadi. Keandalan suatu sistem proteksi sangat dituntut demi terjaganya kontinyuitas penyaluran energi listrik yang memerlukan koordinasi antar komponen penunjang sistem proteksi. Metode dalam evaluasi ini adalah metode tentang penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data peralatan sistem proteksi yaitu data tentang spesifikasi transformator dan setting relai kemudian melakukan pengambilan data di gardu induk lalu melakukan perhitungan setting relai serta melakukan evaluasi antara data-data lapangan dan data perhitungan. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut kinerja relai pada transformator 2 di gardu induk Blimbing jarang mengalami kerusakan atau gangguan serta sesuai dengan cakupan range relai jadi karena jarang terjadi gangguan maka relai proteksi ini masih dalam posisi yang semestinya atau dengan kata lain dalam keadaan normal dan tidak ada gangguan maka relai tidak bekerja dan apabila suatu saat terjadi gangguan relai harus siap bekerja. Waktu kerja relai yang cepat sesuai dengan data perhitungan dan besarnya kurang dari 1 detik serta dapat memperkecil kemungkinan meluasnya gangguan mencegah kerusakan membatasi kerusakan dan peralatan akan bekerja dengan baik apabila tegangan sudah sesuai dengan tegangan nominalnya serta dapat memberikan pelayanan listrik dengan keandalan dan mutu yang baik kepada konsumen. Perhitungan setting relai proteksi bertujuan untuk memperoleh sensitivitas dan kehandalan relai dalam mendeteksi sekecil apapun arus gangguan yang terjadi.