Tugas Akhir
Pelaksanaan strategi diversifikasi produk pada unit usaha oleh-oleh khas Malang kripik tempe \"Cak Mul\" / Anindita Gempita
Abstrak
Kata kunci Strategi Diversifikasi Produk. Di era yang semakin maju ini pada umumnya setiap perusahaan mempunyai tujuan yang lama yaitu untuk dapat berkembang dengan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari produk yang diproduksi dan dipasarkan. Dan agar dapat mewujudkan tujuan tersebut perusahaan harus memiliki strategi dan target yang baik agar perusahaan tersebut dapat menghadapi berbagai masalah baik dari luar maupun dari dalam perusahaan dan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah dengan adanya persaingan yang sangat ketat antara perusahaan yang sejenis maupun yang tidak. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat tersebut para produsen harus dapat menghasilkan produk yang tepat dan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen. Oleh karena itu diperlukan strategi diversifikasi produk (penganekaragaman produk) agar dapat menarik perhatian konsumen tersebut guna meningkatkan penjualan dan laba perusahaan. Strategi diversifikasi produk dilakukan oleh suatu perusahaan sebagai akibat dilaksanakannya pengembangan produk sementara produk lama secara ekonomis masih dapat dipertahankan. Strategi ini sangat diperlukan sebagai salah satu cara untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar dari suatu jenis produk tertentu dengan mengembangkan dari jenis produk yang ada. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan strategi diversifikasi produk pada unit usaha keripik tempe Cak Mul mengetahui produk apa saja di dalam pelaksanaan strategi diversifikasi ini dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam strategi diversifikasi pada unit usaha keripik tempe Cak Mul Strategi diversifikasi produk yang diterapkan pada unit usaha keripik tempe Cak Mul adalah strategi diversifikasi kosentris. Strategi diversifikasi kosentris merupakan strategi yang memperkenalkan produk-produk baru yang masih berhubungan dengan produk yang sudah ada baik dari pemasarannya maupun teknologinya. Produk-produk yang didiversifikasi adalah keripik tempe aneka rasa ini terdiri dari keripik tempe rasa cokelat keripik tempe rasa ayam bakar keripik tempe rasa barbeque keripik tempe rasa lada hitam keripik tempe rasa pizza keripik tempe rasa pedas manis keripik tempe rasa rumput laut keripik tempe rasa sapi panggang keripik tempe rasa spagety keripik tempe rasa udang keripik tempe rasa jagung bakar keripik tempe rasa keju keripik tempe rasa balado dan keripik tempe rasa jeruk purut dan keripik buah seperti keripik salak keripik nangka keripik apel keripik bengkoang keripik jambu merah keripik wortel keripik labu keripik melon keripik pepaya keripik kelengkeng keripik blimbing keripik semangka keripik pisang keripik nanas dan keripik mangga. Selain itu ada beberapa faktor yang menghambat pelaksanaan strategi diversifikasi ini antara lain hambatan yang dihadapi oleh keripik tempe Cak Mul adalah mesin produksi yang kurang bahan baku yaitu tempe yang susah dalam pembuatannya karena tergantung dalam cuaca bila musim hujan kedelai akan busuk dan apabila kedelainya tidak bagus maka kedelai tidak bisa menjadi tempe sehingga cukup sulit dalam memproduksi banyak dalam pembuatan keripik buah buah juga tergantung dengan musim apabila tidak musim berbuah pemilik akan kesulitan dalam mencari buah buah yang selalu ada adalah apel yang dipasok oleh kusuma. Naiknya harga kedelai dan minyak juga menjadi kendala kurangnya modal untuk usaha sehingga pemilik kesulitan dalam produksi. Selain ada faktor penghambat berikut ini adalah faktor pendukung strategi diversifikasi yaitu keripik tempe cakmul sudah mempunyai nama pada usaha keripik tempe selain karena perintis dan sempat menjadi wakil salah satu makanan khas dari Indonesia karena kualitas dan rasa yang lebih baik dekat dengan tenaga kerja. Keripik tempe Cak Mul memperkerjakan masyarakat di sekitar dan keluarga sehingga dalam pembuatan yang mempunyai ketrampilan tanpa mempertimbangkan pendidikan dalam pembutannya memiliki konsumen loyal dari beberapa hotel di Malang.